Bukan Sekadar Tempat Ibadah, Ini Rahasia Masjid Sejuta Pemuda Sukabumi Jadi Pusat Pemberdayaan Anak Muda!

Masjid Sejuta Pemuda Sukabumi tak hanya jadi pusat ibadah, tapi juga pemberdayaan ekonomi dan kreativitas anak muda. Simak inovasi yang membuatnya jadi inspirasi!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Bukan Sekadar Tempat Ibadah, Ini Rahasia Masjid Sejuta Pemuda Sukabumi Jadi Pusat Pemberdayaan Anak Muda!
Masjid Sejuta Pemuda Sukabumi tak hanya jadi pusat ibadah, tapi juga pemberdayaan ekonomi dan kreativitas anak muda. Simak inovasi yang membuatnya jadi inspirasi! (Merdeka.com)

Puluhan konten kreator dari program Masjid Travelers 2025 baru-baru ini mengunjungi Masjid Sejuta Pemuda di Sukabumi. Mereka datang untuk mempelajari langsung inovasi dalam memakmurkan masjid dan pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar. Kunjungan ini merupakan bagian dari inisiatif Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama.

Sebanyak 25 peserta yang merupakan konten kreator tersebut mendapatkan wawasan berharga mengenai pengelolaan masjid modern. Masjid ini berhasil memadukan fungsi ibadah dengan beragam fasilitas yang menarik bagi generasi muda. Pendekatan ini menunjukkan bagaimana masjid dapat menjadi pusat peradaban yang relevan.

Kegiatan yang berlangsung pada 21 September ini diharapkan dapat menyebarkan semangat inovasi ke masjid-masjid lain di seluruh Indonesia. Masjid Sejuta Pemuda menjadi contoh nyata bagaimana tempat ibadah bisa menjadi solusi umat. Ini bukan hanya untuk urusan ritual, tetapi juga kehidupan sosial yang lebih luas.

Masjid Sejuta Pemuda: Inovasi Pusat Peradaban dan Pemberdayaan

Masjid Sejuta Pemuda di Sukabumi telah membuktikan diri sebagai model masjid inovatif di Indonesia. Tempat ibadah ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat ritual keagamaan, tetapi juga sebagai motor penggerak pemberdayaan ekonomi. Berbagai fasilitas modern dirancang khusus untuk menarik dan melibatkan generasi muda.

Kepala Subdirektorat Kemasjidan Kemenag, Nurul Badruttamam, menekankan pentingnya strategi ini. "Kehadiran berbagai fasilitas yang ramah anak muda adalah strategi cerdas agar generasi penerus bangsa tidak menjauh dari masjid," ujarnya. Kemenag berharap banyak masjid lain dapat mencontoh langkah progresif ini.

CEO Masjid Sejuta Pemuda, Dhias, menjelaskan visi utama mereka. Masjid ini hadir sebagai ruang terbuka bagi anak muda untuk beraktivitas sambil tetap menjaga ketaatan kepada Allah Swt. Tujuannya adalah menjadikan masjid sebagai barometer peradaban, bukan sekadar kemegahan bangunan.

Fasilitas Lengkap untuk Generasi Muda dan Masyarakat

Berlokasi di Jalan Lamping, Sukabumi, Masjid Sejuta Pemuda berdiri di atas lahan sekitar satu hektare. Area ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang yang dirancang untuk kenyamanan jemaah dan pengunjung. Dari bar kopi hingga lapangan olahraga, semuanya tersedia untuk mendukung beragam kegiatan.

Untuk menunjang kreativitas, masjid ini menyediakan Creative Space, Media Center, dan studio live streaming. Fasilitas ini mendukung produksi konten dakwah digital dan aktivitas kreatif lainnya. Ada juga aula indoor berkapasitas 80 orang dan aula outdoor yang mampu menampung hingga 700 orang untuk acara besar.

Kepedulian sosial juga menjadi pilar utama dengan adanya dapur umum. Setiap bulan, dapur ini menyiapkan sekitar 7.000 porsi makanan gratis bagi yang membutuhkan. Selain itu, terdapat lapangan futsal, kolam ikan, mini-market, dan rencana pembangunan pusat pendidikan.

Masjid 24 Jam: Solusi Umat Berbasis Komunitas

Konsep Masjid Sejuta Pemuda adalah terbuka 24 jam penuh bagi siapa saja. "Masjid ini tidak dikunci, terbuka 24 jam," kata Dhias, CEO Masjid Sejuta Pemuda. Ini menciptakan lingkungan yang sangat inklusif dan mudah diakses oleh komunitas.

Selain ibadah, masjid ini menawarkan berbagai layanan seperti working space dan pelayanan musafir. Konsep sederhana ini memiliki arah yang jelas, yaitu menjadikan masjid sebagai infrastruktur peradaban. Peradaban ini digerakkan secara aktif oleh anak-anak muda.

Dhias menambahkan bahwa mereka belajar dari Rasulullah saw. dalam menyelesaikan persoalan umat yang berawal dari masjid. "Maka kami ingin mencontoh itu, menjadikan masjid sebagai pusat solusi, terutama bagi anak-anak muda," tegasnya. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masjid-masjid lain di Indonesia.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi