Brankas milik pasutri Benhil ditemukan di bengkel las Semarang
Merdeka.com - Sejumlah barang bukti yang dibawa komplotan pembunuh pasutri Zakaria Husni (57) dan Zakiya Masrur (52) sudah ditemukan. Polisi juga menemukan barang bukti lain yang dibawa pelaku dari rumah korban di Jalan Pengairan Nomor 21 RT 11 RW 6, Kelurahan Bendungan Hilir, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono memaparkan brankas tersebut ditemukan di bengkel las, Jalan Raya Kuripan, Desa Kuripan, Semarang. Para pelaku yakni Ahmad Zulkifli, Sutarto, dan Kuswara (33) menyambangi bengkel las itu sekitar pukul 08.00 WIB, Senin (11/9).
"Mereka datang menemui tukang las di bengkel tersebut dan meminta dibukakan brankas hitam dan memberikan biaya buka brankas sebesar Rp 20.000," kata Argo ketika dikonfirmasi, Kamis (14/9).

Brankas berisi perhiasan serta amplop berwarna putih. Setelah berhasil membuka brankas, pelaku membawa seluruh barang dan dijual.
"Sementara brankas di tinggal di lokasi bengkel las tersebut," ucapnya.

Diketahui sebelumnya, Tiga pelaku yang melakukan pembunuhan adalah Ahmad Zulkifli, Sutarto, dan E Kuswara (33). Pembunuhan ini diotaki Ahmad Zulkifli, yang merupakan mantan sopir korban lantaran kecewa diberhentikan tanpa diberikan pesangon. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya