BPBD Kediri Tangani Pohon Tumbang Usai Hujan Angin, Mobil dan Warung Terdampak

Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan banyak pohon tumbang di Kediri. BPBD Kediri sigap tangani insiden pohon tumbang yang menimpa mobil dan warung, bagaimana kondisi korban?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
BPBD Kediri Tangani Pohon Tumbang Usai Hujan Angin, Mobil dan Warung Terdampak
Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan banyak pohon tumbang di Kediri. BPBD Kediri sigap tangani insiden pohon tumbang yang menimpa mobil dan warung, bagaimana kondisi korban? (AntaraNews)

Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri, Jawa Timur, bergerak cepat menangani insiden pohon tumbang yang terjadi setelah hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah tersebut. Kejadian ini menyebabkan sejumlah pohon tumbang, termasuk yang menimpa sebuah mobil dan warung makan. Petugas segera dikerahkan untuk membersihkan lokasi dan memastikan keamanan warga.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Kediri, Joko Arianto, mengonfirmasi bahwa hujan dan angin kencang terjadi pada Sabtu sore, memicu total 18 laporan pohon tumbang di berbagai titik Kota Kediri. Salah satu lokasi terdampak paling parah adalah di kawasan Tosaren, di mana sebuah mobil tertimpa pohon tumbang. Pengemudi mobil dilaporkan mengalami luka-luka akibat kejadian ini.

Penanganan pohon tumbang di Kediri ini memerlukan koordinasi khusus karena beberapa batang pohon juga mengenai kabel listrik. BPBD Kota Kediri berkoordinasi dengan PLN untuk memastikan aliran listrik dipadamkan sebelum proses pemotongan pohon dilakukan demi keselamatan petugas. Upaya ini menunjukkan kesigapan BPBD dalam merespons bencana alam di tengah cuaca ekstrem.

Sebuah mobil dengan nomor polisi AG 1614 BS menjadi korban pohon tumbang saat melintas di pertigaan Lapangan Tosaren, Kota Kediri. Pengemudi mobil, yang diketahui bernama Tipung dan merupakan warga Kelurahan Tosaren, mengalami luka-luka akibat insiden tak terduga ini. Beruntung, Tipung dilaporkan tidak mengalami luka serius dan masih sadar sesaat setelah kejadian. Ia berhasil keluar dari mobilnya sendiri.

Petugas BPBD segera menuju lokasi setelah menerima laporan mengenai mobil yang tertimpa pohon tumbang tersebut. Proses evakuasi dan pembersihan batang pohon memerlukan kehati-hatian ekstra. Hal ini karena batang pohon yang tumbang juga mengenai kabel listrik, sehingga berpotensi menimbulkan bahaya sengatan listrik bagi petugas di lapangan.

Koordinasi dengan PLN menjadi kunci utama dalam penanganan insiden pohon tumbang di Kediri ini. Sebelum pemotongan batang pohon dapat dilakukan, jaringan listrik di area tersebut harus dipadamkan terlebih dahulu. Langkah ini diambil untuk menjamin keselamatan para petugas yang bekerja di bawah guyuran hujan.

Selain menimpa mobil, insiden pohon tumbang juga merusak sebuah warung milik Bambang yang berlokasi di Perum Bumi Asri Gang Bahagia, Kelurahan Kaliombo, Kota Kediri. Saat kejadian, beberapa pembeli sedang berada di dalam warung tersebut. Situasi ini sempat menimbulkan kepanikan di antara warga sekitar.

Meskipun demikian, kejadian nahas ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Enam orang yang berada di dalam warung berhasil menyelamatkan diri dan keluar sesaat setelah pohon tumbang menimpa bangunan. Ini menunjukkan pentingnya kewaspadaan dan respons cepat dalam menghadapi situasi darurat bencana alam.

Kerugian material akibat kerusakan warung sedang dalam pendataan. BPBD Kota Kediri terus berupaya memberikan bantuan dan penanganan yang diperlukan bagi warga terdampak. Peristiwa ini menjadi pengingat akan risiko yang timbul akibat cuaca ekstrem, khususnya di wilayah perkotaan yang padat.

Hingga saat ini, petugas BPBD Kota Kediri masih terus melakukan pembersihan di seluruh wilayah yang terdampak angin kencang dan pohon tumbang. Seluruh personel dikerahkan untuk membersihkan sisa material pohon tumbang agar tidak mengganggu akses jalan dan aktivitas masyarakat. Upaya ini merupakan bagian dari respons cepat pemerintah daerah dalam memulihkan kondisi pasca-bencana.

BPBD juga mengimbau masyarakat untuk senantiasa berhati-hati, terutama saat berkendara di bawah guyuran hujan deras dan angin kencang. Warga dianjurkan untuk mencari lokasi yang aman untuk berteduh dan menghindari area yang rawan pohon tumbang atau papan reklame. Keselamatan diri dan keluarga harus menjadi prioritas utama.

Peringatan dini dan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem sangat penting untuk mengurangi risiko bencana. Masyarakat diharapkan selalu memantau informasi cuaca dari sumber resmi dan mengikuti arahan dari pihak berwenang. Kesiapsiagaan bersama dapat meminimalkan dampak negatif dari bencana alam.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi