Borneo FC berhasil mengamankan poin penuh setelah menundukkan Semen Padang dengan skor telak 3-0 dalam pertandingan Super League 2025/2026. Laga tersebut berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, pada Sabtu malam (25/4).
Kemenangan ini sangat krusial bagi tim berjuluk Pesut Etam, karena tambahan tiga poin ini membuat Borneo FC kini mengoleksi 66 poin. Perolehan ini menyamai perolehan poin sang pemuncak klasemen sementara, Persib Bandung.
Momentum ini tercipta setelah pada laga sebelumnya Persib dipaksa berbagi angka usai ditahan imbang tanpa gol oleh Arema FC. Hasil ini memberikan tekanan psikologis bagi Persib dalam perebutan takhta tertinggi sepak bola Indonesia musim ini.
Advertisement
Advertisement
Dominasi Awal dan Gol Cepat Pesut Etam
Tampil di hadapan ribuan pendukung fanatiknya, Borneo FC langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit pertama dibunyikan. Tekanan konstan yang dilancarkan tuan rumah segera membuahkan hasil pada menit ke-9.
Berawal dari skema serangan yang rapi, Komang Teguh berhasil memecah kebuntuan dan membawa Borneo unggul 1-0. Gol cepat tersebut meningkatkan rasa percaya diri para pemain Pesut Etam.
Mereka terus mendikte permainan dengan variasi serangan dari sektor sayap yang merepotkan pertahanan lawan. Hasilnya, pada menit ke-39, striker tajam asal Brasil, Kaio Nunes, sukses menggandakan keunggulan.
Advertisement
Memanfaatkan kelengahan barisan belakang Semen Padang yang kehilangan konsentrasi, Nunes melepaskan tembakan akurat. Gol tersebut mengubah skor menjadi 2-0 hingga turun minum.
Advertisement
Perlawanan Semen Padang Kandas, Borneo FC Kunci Kemenangan
Memasuki babak kedua, Semen Padang yang dijuluki Kabau Sirah mencoba bangkit. Pelatih tim tamu melakukan sejumlah perubahan strategi untuk meningkatkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan.
Namun, kedisiplinan lini belakang Borneo FC yang tampil dengan pertahanan solid membuat peluang-peluang tim tamu selalu kandas. Upaya mereka selalu terhenti sebelum masuk ke kotak penalti.
Alih-alih memperkecil kedudukan, Semen Padang justru kembali kebobolan di penghujung laga. Pada menit ke-90+4, Koldo Obieta Alberdi menyempurnakan kemenangan tuan rumah menjadi 3-0 lewat penyelesaian akhir yang tenang.
Advertisement
Skor 3-0 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang pertandingan Super League ini. Kemenangan telak ini menegaskan dominasi Borneo FC di kandang sendiri.
Advertisement
Implikasi Hasil bagi Kedua Tim di Super League
Kekalahan telak ini membuat posisi Semen Padang semakin terpuruk di zona degradasi. Hingga pekan ini, Kabau Sirah masih tertahan di peringkat ke-17 klasemen sementara dengan torehan 20 poin.
Jika tidak segera berbenah di sisa musim, ancaman turun kasta ke Liga 2 semakin nyata bagi tim kebanggaan masyarakat Sumatera Barat tersebut. Mereka harus bekerja keras untuk menghindari degradasi.
Bagi Borneo FC, kemenangan ini menjadi modal berharga sekaligus pemberi tekanan psikologis bagi Persib Bandung. Perebutan takhta tertinggi sepak bola Indonesia musim ini dipastikan akan berlangsung sengit.
Advertisement
Sumber: AntaraNews