Bobotoh yang gagal ke GBK akhirnya diberi ganti rugi

Senin, 19 Oktober 2015 17:06 Reporter : Pangeran Aditya Perkasa
Bobotoh yang gagal ke GBK akhirnya diberi ganti rugi Bobotoh antri uang ganti rugi. ©2015 Merdeka.com/ Pangeran Aditya Perkasa

Merdeka.com - Ketua Viking Persib Club (VPC), Heru Joko, memberikan uang ganti rugi kepada para bobotoh--pendukung Persib--yang gagal pergi ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) di Viking Persib Fanshop di Jalan Banda, Kota Bandung. Namun ganti rugi tiket dan ongkos bis itu tidak sepenuhnya diganti.

Sebelumnya diberitakan, para bobotoh yang kecewa batal ke GBK untuk menyaksikan final Piala Presiden 2015 antara Persib melawan Sriwijaya FC, mereka meminta kejelasan dan ganti rugi kepada panitia keberangkatan. Bahkan, beberapa bobotoh itu telah melakukan pelaporan ke Polrestabes Kota Bandung.

"Gak sepenuhnya, karena uangnya sudah dibelanjakan, ada ganti rugi sebagai tanggung jawab. Ini bukan masalah uang, saya mengerti perasaan mereka," kata Heru, Senin (19/10).

Heru menuturkan, satu hari sebelum pemberangkatan, pihaknya telah mendapatkan 61 bis untuk mengantar bobotoh ke GBK. Namun, pihak pengusaha bis tiba-tiba membatalkan penyewaan tersebut.

"Ini kan yang ngadain bukan EO atau pengusaha, tapi suporter yang cinta sama Persib. Di hari pertama sudah siap semua, tapi jam 1 malam ditelepon dan 61 bis di cancel. Kita kebingungan," jelasnya.

Pada hari keberangkatan, kata Heru, hanya beberapa bis yang mau mengantarkan bobotoh ke Jakarta untuk menyaksikan laga Persib Bandung. Sebelumnya bobotoh menyetorkan uang Rp 250 ribu per orang dengan rincian harga tiket Rp 150 ribu dan ongkos transportasi Rp 100 ribu.

"Waktu itu bis sama tiket sudah aman. Tapi akhirnya yang berangkat hanya beberapa bis," jelasnya.

Salah seorang bobotoh, Anggiat (41), menyebutkan proses pendaftaran saat itu menyerahkan uang Rp 250 ribu. Dia lalu dibekali kuitansi untuk ditukarkan dengan tiket sewaktu akan berangkat. "Saya belum tukarkan kuitansi ini. Jadi sekarang uangnya dikembalikan full," ungkapnya.

Berbeda dengan Ardiansyah (28), yang hanya mengembalikan uangnya sebesar Rp 200 ribu. "Kalau saya sudah menukarkan kuitansi menjadi tiket. Ya jadinya dipotong 50 ribu rupiah," ujar Ardiansyah.

Ardiansyah tak mempermasalahkan duitnya tak kembali utuh. Namun dia merasa kecewa karena tidak bisa mendukung langsung Persib di Stadion GBK Jakarta. [frh]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Merdeka Bandung
  3. Bandung
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini