Bobotoh Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan di GBLA Bandung Usai Laga Persib

Seorang Bobotoh meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan lalu lintas tragis di sekitar Stadion GBLA Bandung usai menyaksikan pertandingan Persib vs Persija. Polisi kini tengah menyelidiki penyebab insiden yang menewaskan Bobotoh tersebut.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Bobotoh Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan di GBLA Bandung Usai Laga Persib
Seorang Bobotoh meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan lalu lintas di sekitar GBLA Bandung usai menyaksikan pertandingan Persib. Polisi sedang menyelidiki penyebab insiden tragis ini, dengan dugaan awal pelanggaran arus lalu lintas dan kurang konsent (AntaraNews)

Kabar duka menyelimuti dunia suporter sepak bola Indonesia setelah seorang Bobotoh, pendukung setia Persib Bandung, berinisial RM (31) meninggal dunia. Insiden tragis ini terjadi usai pertandingan antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta di kawasan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Minggu (11/1/2026) malam.

Kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa RM tersebut terjadi sekitar pukul 18.57 WIB di Jalan SOR Pendamping GBLA, tepatnya di seberang Tol Purbaleunyi KM 148-A. Korban RM meninggal di lokasi kejadian dan langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.

Pihak kepolisian dari Satlantas Polrestabes Bandung telah mengonfirmasi kejadian ini dan tengah melakukan penyelidikan mendalam. Kecelakaan diduga melibatkan dua sepeda motor yang bertabrakan, menyebabkan korban jiwa dan luka-luka lainnya.

Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung, AKP Fiekry Adi Perdana, menjelaskan detail kecelakaan yang menewaskan Bobotoh RM. Menurut keterangannya, insiden tersebut melibatkan sepeda motor Honda Scoopy dan Suzuki Satria FU.

Sepeda motor Honda Scoopy dikendarai oleh FO yang membonceng IG, melaju dari arah timur ke barat dengan mengambil jalur berlawanan. Sementara itu, sepeda motor Suzuki Satria FU yang ditumpangi RM dikendarai oleh AH, melaju dari arah yang berlawanan.

Setibanya di lokasi kejadian, kedua kendaraan tersebut bertabrakan secara frontal, menyebabkan para pengendara dan penumpang mengalami luka-luka serius. Benturan keras ini mengakibatkan RM meninggal dunia di tempat kejadian perkara.

Selain korban meninggal, dua korban lainnya, FO dan IG, mengalami luka ringan. Sementara itu, pengendara Suzuki Satria FU, AH, dilaporkan mengalami luka berat dan membutuhkan perawatan medis intensif.

Setelah kejadian, para korban luka segera dievakuasi dan dibawa ke RSUD Ujungberung untuk mendapatkan penanganan medis. Pihak kepolisian langsung bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengumpulkan bukti-bukti.

Selain itu, petugas juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi mata yang berada di lokasi kejadian untuk membantu proses penyelidikan. Langkah-langkah ini penting untuk mengungkap secara jelas penyebab pasti kecelakaan tragis tersebut.

AKP Fiekry Adi Perdana menambahkan bahwa kecelakaan diduga kuat terjadi karena pengendara Honda Scoopy melanggar arus lalu lintas. Selain itu, kurangnya konsentrasi pengendara juga diidentifikasi sebagai faktor penyebab utama insiden ini.

Pihak kepolisian terus melanjutkan penyelidikan untuk memastikan semua aspek terungkap dan menetapkan pertanggungjawaban hukum. Kecelakaan ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan berkendara dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi