BNPT: Celana Cingkrang, Jenggot dan Cadar Bukan Ciri Terorisme

Jumat, 8 November 2019 08:03 Reporter : Fikri Faqih
BNPT: Celana Cingkrang, Jenggot dan Cadar Bukan Ciri Terorisme Ilustrasi Teroris. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menegaskan radikalisme dan terorisme tidak bisa dinilai dari apa yang dikenakan seseorang. Sebab yang membuat seseorang berbahaya adalah pemikiran dan sikapnya.

Deputi 1 Bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT, Mayjen TNI Hendri P Lubis mengatakan, menilai seseorang sebagai teroris dan radikal hanya dari jenggot, cadar maupun celana cingkrang adalah pemikiran yang sederhana serta keliru.

"Kita menilai seseorang bukan dari penampilan fisiknya, yang paling bahaya adalah pemikirannya. Radikal dalam pemikiran, radikal dalam sikap, dan radikal dalam tindakan," katanya seperti dilansir dari Antara, Jumat (8/11).

Dia mengungkapkan, kasus terorisme di kawasan Sarinah, Jalan MH Thamrin, Januari 2016. Pada peristiwa itu, pelaku teror mengenakan celana jeans, kaos, dan topi.

Karena itu, mantan Dansatinterl BAIS TNI ini menyatakan tidak ada korelasi yang kuat antara pakaian dan ideologi seseorang.

"Artinya, seseorang yang memakai celana cingkrang, jenggot, dan cadar bukan ciri pelaku terorisme," tegas Hendri.

1 dari 1 halaman

Cegah Paham Radikal Terorisme di Sekolah

Sementara itu, Ketua FKPT Kepri Reni Yusneli mengungkapkan, kegiatan bertajuk 'Integrasi Nilai-nilai Agama dan Budaya di Sekolah dalam Menumbuhkan Harmoni Kebangsaan' ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan paham radikal terorisme di lingkungan sekolah.

Pada kegiatan ini, para peserta diberikan gambaran pembuatan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) oleh para guru sebagai media pembentuk karakter anak yang mampu menciptakan integrasi antara nilai agama dan budaya di sekolah.

"Guru memiliki peran penting dalam menangkal tumbuhnya paham radikalisme, yakni dengan cara menanamkan rasa cinta tanah air dan memperdalam wawasan kebangsaan para murid," tutup Reni. [fik]

Baca juga:
Gara-Gara Bercadar, ASN di RSUD Purwokerto Dikenakan Sanksi oleh BKD Jateng
Menag Fachrul Razi Tegaskan Tak Pernah Larang Penggunaan Cadar
Rapat di DPR, Politisi PAN Minta Menag Fachrul Razi Belajar Agama
Rapat Dengan Menag, DPR Soroti Ucapan Fachrul Cadar & Cingkrang Radikal
Sultan HB X Mengaku Belum Pernah Lihat ASN DIY Bercadar di Lingkungan Pemda
Soal Aturan Cadar Bagi ASN, Gubernur DIY Sebut Kewenangan Pemerintah Pusat

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini