Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan imbauan penting bagi masyarakat di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). BMKG meminta warga untuk mewaspadai potensi hujan lebat disertai angin kencang yang diprediksi terjadi pada sore hingga malam hari. Peringatan ini berlaku untuk tiga hari ke depan di beberapa wilayah di Sumsel.
Sinta Andayani, Ketua Tim Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, mengonfirmasi informasi ini di Palembang. Ia menjelaskan bahwa secara umum, cuaca di Sumatera Selatan pada pagi hingga siang hari masih akan didominasi kondisi cerah berawan.
Namun, perubahan cuaca yang signifikan berpotensi terjadi saat memasuki waktu sore hingga malam hari. Berdasarkan pantauan dinamika atmosfer, terdapat potensi hujan ringan hingga sedang yang sifatnya masih lokal atau sporadis dengan durasi yang cenderung singkat.
Advertisement
Advertisement
Sinta Andayani memberikan catatan khusus untuk wilayah-wilayah di dataran tinggi dan bagian barat Sumsel yang memiliki peluang tinggi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Wilayah-wilayah tersebut meliputi Kabupaten Lahat, Muara Enim, OKU Selatan, OKU Timur, Musi Rawas, serta Musi Rawas Utara. Potensi hujan lebat Sumsel ini diperkirakan terjadi pada sore hingga malam hari.
Kondisi cuaca ekstrem di wilayah-wilayah ini dipicu oleh faktor cuaca lokal yang cukup kuat. Topografi daerah serta pemanasan intensif yang terjadi pada siang hari memicu pertumbuhan awan konvektif secara cepat. Pertumbuhan awan inilah yang kemudian melepaskan energi dalam bentuk hujan lebat.
Selain curah hujan yang tinggi, masyarakat juga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap fenomena cuaca penyerta. Hujan yang turun berpotensi dibarengi dengan angin kencang serta kilat atau petir. Fenomena ini dapat membahayakan keselamatan serta berpotensi merusak infrastruktur ringan.
Advertisement
Advertisement
Masyarakat di wilayah rawan bencana diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi dampak yang ditimbulkan oleh hujan lebat Sumsel dan angin kencang. Dampak tersebut antara lain pohon tumbang atau genangan air yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Kesiapsiagaan menjadi kunci untuk mengurangi risiko bencana hidrometeorologi.
BMKG secara berkelanjutan menyediakan informasi cuaca, iklim, kualitas udara, dan gempa bumi di seluruh wilayah Indonesia. Oleh karena itu, warga sangat dianjurkan untuk selalu memantau perkembangan informasi cuaca terkini dari BMKG melalui kanal-kanal resmi. Informasi yang akurat dan cepat dapat membantu masyarakat mengambil langkah pencegahan yang tepat.
Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang menegaskan pentingnya kewaspadaan kolektif. Dengan memahami potensi risiko dan mengikuti imbauan dari pihak berwenang, diharapkan masyarakat dapat meminimalisir kerugian akibat cuaca ekstrem yang mungkin terjadi.
Advertisement
Sumber: AntaraNews