BMKG Pastikan Gelombang Pasang di Pantai Anyer Bukan Tsunami

Sabtu, 22 Desember 2018 23:40 Reporter : Dwi Prasetya
BMKG Pastikan Gelombang Pasang di Pantai Anyer Bukan Tsunami Ilustrasi ombak laut. ©Shutterstock.com/Beth Swanson

Merdeka.com - Beredar kabar terjadi tsunami di kawasan Pantai Carita dan Anyer, Banten. Akibat kabar itu, warga di pesisir pantai panik keluar rumah dan berlarian bukit-bukit tinggi.

Pantauan merdeka.com, warga di sekitar Pantai Carita dan Anyer berbondong-bondong menuju ke daerah yang lebih tinggi ke arah Kecamatan Mancak, Banten. Tak sedikit warga yang lari sambil membawa barang-barang dan kendaraan mereka.

Wisatawan yang menginap di hotel sekitar pantai juga menyelamatkan diri usai mendapat kabar adanya tsunami.

Kepala Staf Geofisika Kelas I Tangerang Teguh Rahayu mengatakan isu tsunami di pesisir pantai Anyer, Pantai Carita hingga Ujung Kulon, Banten hoaks.

Berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), tidak ada tanda-tanda gempa dan tsunami. Pantai Carita, Anyer dan sekitarnya hanya dilanda gelombang pasang. Gelombang terjadi sekitar pukul 21.15 WIB.

"Menurut info terjadi hanya gelombang pasang yang terjadi di Anyer dan sekitarnya. Himbauan kami agar masyarakat tetap tenang dan waspada. Jangan terprovokasi dengan kabar-kabar yang tidak jelas," kata Teguh melalui siaran pers, Sabtu (22/12).

Dikonfirmasi terpisah, Petugas BPBD Kota Serang Ikpan menerangkan, gelombang pasang terjadi karena fenomena bulan purnama. Dia menyebut tsunami biasanya akan didahului oleh gempa. Sementara, tidak terjadi gempa di kawasan Pantai Anyer dan Carita.

"Gelombang pasang karena fenomena bulan purnama," ujarnya.

Ikpan menambahkan, gelombang pasang tidak sampai merusak hotel dan penginapan seperti yang viral di media sosial. Gelombang hanya menggenangi warung-warung pinggiran pantai.

"Rob cuma sampai ke warung-warung," ungkap Ikpan. [ray]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini