Blokhuis, benteng Belanda yang kini jadi markas Polisi di Kediri
Merdeka.com - Jika kita memasuki Mako Polres Kediri Kota di Jalan KDP Slamet 2 atau dulu orang mengenalnya dengan Kantor Polwil Kediri, maka jangan lupa ketika melewati gerbang masuk, menengok ke atas. Ada tertera angka 1835 di pintu gerbang, angka tersebut sering menimbulkan pertanyaan, angka apakah tersebut?
Berikut ini investigasi merdeka.com dari berbagai data yang diperoleh baik dari sumber di Indonesia dan Belanda (Olivier Johanes).
Pasca perang Jawa (Perang Diponegoro, 1825-1830) Belanda mengalami kerugian material yang begitu banyak. Bahkan boleh dibilang dalam perang tersebut Belanda bangkrut. Meski Belanda tetap menganggap Indonesia sebagai negara jajahan, hingga Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945.
Salah satu usaha untuk meminimalisir agar kekuatan rakyat tidak menjadi-jadi dan semakin merugikan, Belanda melakukan strateginya membangun pusat pemerintahan di beberapa daerah, salah satunya membentuk kantor karesidenan.
Sebuah karesidenan (regentschappen) terdiri atas beberapa afdeeling (kabupaten). Tidak di semua provinsi di Indonesia pernah ada karesidenan. Hanya di pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan, Bali, Lombok dan Sulawesi saja. Biasanya ini daerah-daerah yang penduduknya banyak.
Karesidenan adalah sebuah pembagian administratif dalam sebuah provinsi di Hindia Belanda dan kemudian Indonesia hingga tahun 1950-an. Kata karesidenan berasal dari Bahasa Belanda Residentie. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya