Biawak raksasa pemangsa ayam ditangkap warga Nganjuk
Merdeka.com - Seekor biawak raksasa berhasil ditangkap warga Desa Baleturi Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk Jawa Timur, Kamis (5/6) kemarin sore. Penangkapan biawak berbobot 80 kilogram dengan panjang mencapai 185 centimeter itu karena sebelumnya sering memangsa ayam milik warga setempat.
Camat Prambon, Sudipo mengatakan, penangkapan biawak raksasa itu berawal ketika warga desa resah melihat ayam-ayam milik mereka sering mati secara misterius di dalam kandang. Warga yang penasaran, lalu menyelidiki kematian ayam milik mereka dengan melihat beberapa kejanggalan.
Saat diselidiki, warga melihat ada bekas gigitan pada tubuh ayam yang menyebabkan kematian. "Lalu ada warga yang berinisiatif menangkap biawak itu dengan memasang perangkap," kata Sudipo, kepada merdeka.com, Jumat (6/6).
Menurut Sudipo, biawak raksasa itu ditangkap oleh Wilham Sami seorang warga yang melihat langsung binatang tersebut berkeliaran di depan rumahnya. Begitu melihat ada penampakan biawak, Mantan Kades Baleturi ini langsung berupaya memasang perangkap untuk menangkap biawak itu. Penangkapan biawak raksasa ini butuh waktu sekitar 15 menit dengan cara menutupi kepalanya dengan karung.
"Jadi, Pak Wilham ini langsung menangkap biawaknya begitu tahu tubuh hewan berukuran besar itu masuk ke dalam perangkap buatannya. Lokasi penemuannya di depan rumahnya Pak Wilham. Dan saat ini, biawak yang bobotnya mencapai 80 kilogram sudah dimasukan ke dalam kandang untuk diamankan," ujar Sudipo.
Saat ini, keberadaan biawak raksasa dengan panjang mencapai 185 centimeter itu menyita perhatian warga setempat. Wilham sementara ini belum ada niat untuk menjualnya. Wilham akan memelihara biawak hasil tangkapannya untuk dipertontonkan kepada warga sekitar. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya