Besi proyek Rusun Pasar Rumput ternyata pernah timpa warga Februari lalu
Merdeka.com - Peristiwa kecelakaan kerja di Proyek Rumah Susun Pasar Rumput tidak hanya kali ini saja terjadi. Pada 20 Februari 2018 lalu, besi Holo juga terjatuh dari lantai atas dan menimpa satu orang. Peristiwa saat itu pun persis terjadi ketika warga tengah berbelanja di pasar, dekat proyek yang digarap PT Waskita itu.
Laila (60), korban luka bercerita peristiwa yang menimpa dirinya. Pagi itu dia tengah berbelanja, kemudian besi jatuh dari lantai 8. Namun, nasibnya cukup baik, besi tidak langsung menghantam, sempat memantul beberapa kali dan mengenai pinggulnya.
"Saya waktu kena tiba-tiba aja kehantam apa enggak tahu apa, kata orang-orang kena besi saya teriak-teriak saja anak saya nyamperin suruh pulang saya dibawa pulang besi dibawa buat bukti, anak saya cari orang proyek," ujar Laila saat ditemui di rumahnya tak jauh dari lokasi, Jalan Puri Alam RT 06 RW 04, Jakarta Selatan, Minggu (18/3).
Pascaperistiwa tersebut, Laila dibawa ke rumah, lalu beberapa polisi dan pihak Waskita mendatangi rumahnya. Perusahaan meminta damai dan membiayai pengobatannya di rumah sakit Thamrin. Namun, Laila menolak dioperasi dan menjalani perawatan alternatif. Sampai saat ini pun Laila harus bolak-balik berobat dengan pijat alternatif.
"Dironsen ada kegeseran, tulangnya mau tindakan operasi, kan Ipar ada ahli pijit saya sebelum ke RS dipijit baru pulang dirawat di Blitar," kata dia.
Laila mengaku sampai saat ini takut melintas di lokasi kejadian. Anak-anaknya selalu memperingatkan untuk tidak melewati pasar yang berada sekitar 10 meter di bawah lokasi proyek. Meski ada peristiwa jatuh seperti itu, proyek terus berlanjut.
"Sampai sekarang saya enggak berani. Enggak berani sudah lewat sana," ucapnya.
Abdullah, suami Laila mengatakan pihak proyek beritikad baik. Pimpinan dan wakilnya langsung menemui pihaknya. Kompensasi pun juga diberikan kepada keluarga. Meski dia enggan menyebutkan berapa jumlahnya.
"Cukuplah jumlahnya," ucapnya.
Kesaksian warga, peristiwa yang menimpa Laila tak jauh berbeda dengan yang menewaskan Tarminah pada Minggu (18/3) pagi ini. Agung (61), Ketua RT 6 RW 7, mengungkap pada peristiwa Laila, besi memantul beberapa kali dan menyangkut di pohon. Kemudian kembali jatuh, mengenai atap terpal pedagang, dan memantul di aspal sebelum mengenai Laila.
"Dia lagi belanja juga, besi jatoh mentok ke crane jatuh ke pohon dari pohon ke tenda pedagang kena punggung," tutur Agung kepada merdeka.com.
Agung bercerita sudah ada perjanjian dengan warga mengenai pengerjaan proyek tersebut. Sebab, proyek itu dikerjakan hampir 24 jam dan mengganggu warga sekitar. Lalu dibuat perjanjian agar menghentikan pekerjaan pada pukul 22.00 WIB.
"Pernah protes tapi tanggapannya, 'ya nanti' kita minta kerja jam 10 doang," kata dia.
Sebelumnya diberitakan, Kecelakaan kerja terjadi di proyek pembangunan Rumah Susun (Rusun) Pasar Rumput RT 05/RW 04, Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta Selatan, sekitar pukul 09.25 WIB. Sebuah besi Holo jatuh dari lantai 10 proyek rusun yang tengah dikerjakan PT Waskita itu. Akibatnya, satu orang warga meninggal dunia. Besi sepanjang kurang lebih 3 meter langsung menghujam bagian kepala. (mdk/rzk)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya