KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Bertugas di tengah panas 42 derajat celsius

Kamis, 14 September 2017 01:59 Reporter : Muhammad Hasits
petugas haji Indonesia. ©2017 Merdeka.com/Muhammad Hasits

Merdeka.com - Suhu Kota Madinah dalam beberapa pekan ini cukup terik, 42 derajat celsius pada pukul 15.00 waktu Arab Saudi. Di tengah cuaca panas itu, para petugas haji Indonesia tetap semangat dan sibuk bertugas. Salah satunya di Terminal Hijrah, pinggiran Kota Madinah.

Di Terminal Hijrah, tak ada pos khusus untuk petugas Indonesia. Hanya ada beberapa pohon di areal terminal. Petugas biasanya memanfaatkan pohon-pohon kecil itu untuk berteduh. Bawahnya diberi alas kardus untuk duduk. Di atas pohon dipasang juga kardus sebagai atap. Sementara pemandangan sekitar terminal, hanya gunung-gunung gundul tanpa ada pepohonan.

Untuk ukuran orang Indonesia, suhu 42 derajat cukup panas. Belum ditambah terpaan angin panas. Kalau tidak pakai masker, hidung tak kuat bisa berdarah. Tapi jangan bayangkan seperti di Indonesia, meneduh di bawah pohon di tengah cuaca terik pasti adem dengan embusan angin sepoi-sepoi. Ini di Kota Madinah, udaranya pun ikut panas. Dalam 2 bulan terakhir, suhu di Kota Makkah dan Madinah cukup panas.

petugas haji Indonesia ©2017 Merdeka.com/Muhammad Hasits


Sambil meneduh di bawah pohon, petugas memantau bus-bus yang lewat. Jika ada bus yang membawa jemaah haji Indonesia, para petugas mencatat dengan teliti. Ada penanda yang ditempel di kaca depan bus. Tulisan besar dan gambar bendera Indonesia.

Bus-bus itu membawa jemaah haji Indonesia gelombang kedua dari Makkah ke Madinah. Sebelum masuk ke Kota Madinah, bus-bus itu dicatat oleh petugas haji Indonesia. Pencatatan itu penting untuk laporan kedatangan bus yang membawa jemaah haji Indonesia. Dipastikan, seluruh dokumen yang terkait dengan jemaah sudah lengkap sebelum masuk ke Madinah. Termasuk juga persiapan tempat pemondokannya.

Total ada 13 orang yang bertugas di Terminal Hijrah. Setiap hari ada 6 sampai 7 orang bertugas di terminal tersebut. Mereka bergantian dan dibagi dua shift. Salah satu petugas haji Indonesia, Aminulloh misalnya, ia bertugas mencatat bus-bus yang membawa jemaah haji Indonesia masuk ke Madinah.

Sambil membawa kertas berisi data jumlah kloter jemaah, Aminulloh mencatat satu per satu bus yang datang. "Dicocokkan nomor. Hari ini rencananya ada 20 kloter yang akan masuk ke Madinah," kata Aminulloh di Terminal Hijrah, Selasa (13/9).

Para petugas ini biasanya bekerja hingga larut malam. Sebab, jadwal terakhir bus dari Makkah biasanya berangkat pada sore hari dan tiba di Madinah pada malam hari.

Itulah sebagian potret kerja petugas haji Indonesia. Kelancaran pelaksanaan ibadah haji 2017 tak lepas dari peran-peran mereka. Termasuk yang bekerja di pinggiran Kota Madinah. [has]

Topik berita Terkait:
  1. Haji 2017
  2. Haji
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.