Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bertemu generasi milenial, anak Gus Ipul - Puti kenalkan bisnis startup

Bertemu generasi milenial, anak Gus Ipul - Puti kenalkan bisnis startup Gus Ipul - Puti. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Dukungan kemenangan untuk pasangan calon nomor 2, Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf akrab dipanggil Gus Ipul dan Wakil Gubernur Puti Guntur Soekarno dikenal Mbak Puti, tidak hanya dari partai ataupun relawan.

Tapi, dari internal keluarga mendukung sepenuhnya untuk kemenangan Gus Ipul dan Mbak Puti. Seperti yang dilakukan dari keluarga besar Gus Ipul dan Puti, anak - anaknya ikut turun langsung mengkampanyekan programnya.

Anak Gus Ipul yakni Mohammad Falihuddin Daffa dan Mohammad Rayhan Hibatullah. Sedangkan anak dari Puti sendiri adalah Rakyan Ratri Syandriasari Kameron dan Rakyan Danu Syahandra Kameron.

Sasaran anak dari Gus Ipul dan Mbak Puti itu lebih ke anak muda atau pemilih pemula yang dikenal anak zaman milenial, usianya rata-rata masih 18-25 tahun.

Anak Gus Ipul dan Mbak Puti itupun lebih banyak melakukan diskusi. Seperti yang dilakukan pada Jumat (1/6) kemarin diskusi dengan komunitas Kolaborasi Anak Muda Indonesia (KAMI) Jawa Timur di cafe Rolag, Jalan Prapanca Surabaya.

Diskusi lebih banyak apa yang diperlukan dari kalangan anak sekarang atau dikenal zaman milenial. Seperti yang diungkapkan Syandria panggilan dari Rakyan Ratri Syandriasari Kameron.

Diskusi itu, kata Syandria, anak zaman milenial sekarang itu menginginkan Jawa Timur maju dan berkembang. Seperti membuka lapangan kerja untuk memberikan kesempatan terhadap anak muda berkreasi.

Sebab, dengan kreasi, akan memunculkan ide yang berkembang dan bisa menumbuhkan ekonomi kreatif. "Di zaman sekarang ini, anak muda itu lebih banyak kreasi dan kreatif. Iya seperti startup yang bisa menumbuhkan ekonomi kreatif," kata Syandria kepada merdeka.com, Sabtu (2/6).

Untuk menumbuhkan bisnis startup supaya bisa meningkatkan ekonomi kreatif, maka anak muda itu harus diberikan ruang gerak. Pemerintah, kata Syandria, harus memberikan pelatihan ataupun pendampingan.

Dengan seperti itu, lanjut dia, ke depannya bisa mengatasi problem masalah penerapan tenaga kerja. Sebab, sudah memunculkan bisnis rintisan atau startup.

Maka secara tidak langsung, pemerintah telah membuka lapangan pekerjaan untuk anak muda. "Iya seperti industri di sektor UMKM di kalangan anak muda. Karena pemerintah telah menyediakan dan memberikan kesempatan pada zaman anak muda sekarang untuk berkreasi," ujar dia. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP