Berangkat Lewat Jalur Ilegal, Pekerja Migran asal Garut Sulit Terdata

Rabu, 15 September 2021 00:00 Reporter : Mochammad Iqbal
Berangkat Lewat Jalur Ilegal, Pekerja Migran asal Garut Sulit Terdata Ilustrasi Pekerja Migran Indonesia. ©2021 Merdeka.com/Migrant Care

Merdeka.com - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Garut sulit mendata pekerja migran di wilayahnya. Kondisi ini disebabkan masih banyak warga daerah itu yang bekerja ke luar negeri melalui jalur ilegal.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Garut Erna Sugiati mengakui masih ada agen atau sponsor yang memberangkatkan pekerja migran di Garut. Keberadaan mereka baru diketahui setelah pekerja migran menghadapi masalah di luar negeri.

"Kita baru tahu bahwa mereka ini berangkat secara ilegal, setelah mereka yang berangkat itu berhadapan dengan permasalahan di tempat mereka bekerja," sebut Erna, Selasa (14/9).

Erna menjelaskan, setiap pekerja migran yang berangkat melalui jalur resmi pasti akan terdata. "Jadi kenyataannya memang masih ada sponsor-sponsor yang memberangkatkan pekerja migran secara ilegal," jelasnya.

Untuk meminimalisasi adanya pekerja migran yang berangkat secara ilegal, Erna mengaku bahwa pihaknya bekerja sama dengan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI). Mereka memberi edukasi kepada masyarakat yang berniat menjadi pekerja migran.

Setelah kerja sama dilakukan, pihaknya akan menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya mereka yang tinggal di desa-desa. "Kita akan edukasi masyarakat yang mau jadi pekerja migran agar menggunakan jalur resmi. Kita juga akan kasih tahu perusahaan mana saja yang legal dalam pemberangkatan itu," tutup Erna. [yan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini