Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bencana longsor terjadi di beberapa wilayah Purbalingga

Bencana longsor terjadi di beberapa wilayah Purbalingga Tanah longsor. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Hujan deras yang terjadi terus menerus selama beberapa hari belakangan mengakibatkan bencana longsor di sejumlah titik wilayah Purbalingga Jawa Tengah. Dari data yang dihimpun, setidaknya ada tiga titik di wilayah Purbalingga yang dilanda longsor dan mengakibatkan sejumlah rumah rusak.

Bencana longsor yang paling parah terjadi di Dusun Karangpucung Desa Kutawis Kecamatan Bukateja yang menyebabkan dua rumah milik warga RT 02/10, Murdianto (52) rusak berat dan dapur rumah milik Priyono (50) terbawa longsoran, Sabtu (15/11). Priyono menuturkan, sebelum kejadian, pondasi rumahnya mulai ambrol akibat hujan deras yang terjadi sebelumnya.

Kemudian pada Sabtu, hujan kembali mengguyur dan menyebabkan pondasi rumah tidak kuat menopang beban bangunan rumah. Akibatnya, dapur rumah Priyono terbawa longsoran dan kemudian menimpa rumah Mudiarto yang persis ada di bawah rumah Priono. "Kejadian longsor ini menyebabkan sejumlah rumah rusak. Untuk sementara, warga telah bergotong-royong menyingkirkan reruntuhan rumah yang longsor," kata Kepala Dusun Karangpucung Mutono, Senin (17/11).

Selain di Desa Kutawis, bencana longsor juga terjadi di Desa Jingkang, Kecamatan Karangjambu yang menimpa satu rumah. Sedangkan di Kecamatan Karanganyar, juga ada satu rumah yang longsor. Sementara itu di Desa Karangmalang, Kecamatan Bobotsari, longsor menutup jalan desa.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purbalingga Priyo Satmoko mengatakan meskipun longsor yang terjadi dalam skala kecil, pihaknya meminta kepada para camat dan kades mewaspadai kemungkinan longsor susulan.

"Kondisi curah hujan saat ini sudah tinggi, sehingga bisa memicu terjadinya longsor. Kami meminta pada camat dan kades untuk aktif dalam memberikan sosialisasi kepada masyarakat dan mengajak warga bersiaga saat hujan deras turun," katanya.

Selain itu, pihak BPBD Purbalingga juga telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Purbalingga dan Dinas Bina Marga Jateng di Purbalingga untuk menyiapkan alat berat. "Dalam kondisi saat ini, alat berat sangat penting. Makanya, kami telah meminta kepada Dinas PU untuk menyiagakan alat berat," tuturnya. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP