Beli jajanan dekat sekolah, 9 siswa SD keracunan makanan
Merdeka.com - Belasan siswa SD Negeri 2 dan 3 di Desa Tanjungbaru, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi dilaporkan mengalami keracunan jajanan yang dijual oleh pedagang di sekolah sekolah. Sembilan siswa di antaranya bahkan harus dilarikan ke rumah sakit akibat dampak yang ditimbulkan dari makanan tersebut.
"Sebagian sudah pulang untuk dirawat jalan, namun ada juga yang masih dirawat," kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Supriyadi Nata, Selasa (14/8).
Ia mengatakan, pihaknya sudah mengambil contoh muntahan para siswa yang diduga mengalami keracunan untuk diperiksa di laboratorium milik Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi. Selain muntahan, pihaknya juga mengambil makanan yang dikonsumsi dari pedagang.
"Kami mengambil sampel berupa mie spageti, makanan itu diolah sendiri oleh pedagangnya," ujarnya.
Menurut dia, hasil uji laboratorium dari makanan dan muntahan paling cepat keluar sepekan ke depan. Ia mengatakan, pengujian itu untuk mengetahui kandungan zat yang ada di dalam makanan yang dikonsumsi para korban.
Berdasarkan informasi yang didapat, awalnya sembilan siswa SD di SD Negeri 2 dan 3 Tanjungbaru membeli jajanan dari pedagang yang berjualan di sekitar sekolah pada Senin (13/8) sekitar pukul 09.30 WIB ketika sedang istirahat sekolah.
Namun, usai mengonsumsi makanan yang dibeli, mereka mengalami mual, muntah, dan diare, serta pusing. Pihak sekolah lalu membawa mereka ke rumah sakit Annisa Cikarang untuk mendapatkan perawatan medis. Bahkan, 8 diantaranya harus menjalani rawat inap.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya