Beda sikap Dora saat di jalan dan di kantor polisi

Selasa, 20 Desember 2016 08:01 Reporter : Angga Yudha Pratomo, Adriana Megawati
Beda sikap Dora saat di jalan dan di kantor polisi Ibu-ibu ngamuk ditilang polisi. ©2016 Facebook.com

Merdeka.com - Insiden keributan antara seorang anggota polisi, Aiptu Sutisna dan PNS Mahkamah Agung (MA), Dora Natalia Singarimbun, menjadi hal menghebohkan di jagad media sosial. Dalam video tersebar itu, terlihat jelas bagaimana sosok Dora memaki hingga menganiaya seorang polisi di bilangan Jakarta Timur, lantaran ogah ditilang.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur, AKBP Sapta Maulana menceritakan pemicu kemarahan dan penyerangan Dora terhadap anggotanya. Dora emosi karena ditilang anak buahnya itu.

Sumber lain mengatakan Dora mengamuk lantaran Aiptu Sutisna memotret pelat nomor kendaraannya tanpa izin. Dora memarahi Aiptu Sutisna kemudian berusaha merebut telepon genggam polantas itu. Dora menyerang dan mencakar Aiptu Sutisna. Korban langsung melaporkan kejadian itu ke Polres Jakarta Timur.

Kurang dari sepekan, Dora akhirnya meminta maaf langsung kepada Aiptu Sutisna. Sikap emosional Dora justru berubah drastis. Padahal ketika berada di jalan waktu itu, Dora bak penguasa jalanan sampai marah-marah tanpa mau menuruti aturan.

Pemandangan berbeda justru diperlihatkan Dora ketika mendatangi Polres Jakarta Timur, Senin kemarin. Dia datang memenuhi panggilan kepolisian. Sebab, insiden itu telah dilaporkan Sutisna kepada instansinya.

Kedatangan Dora di kantor polisi, Dora seperti tidak punya taji. Dia hanya bisa bersembunyi di belakang punggung seorang polisi. Padahal ketika di jalan kemarahannya ibarat macan siap menerkam.

Setelah 5 jam diperiksa, Dora keluar dari ruangan penyidik Harta Benda Bangunan dan Tanah (Hardabangtah) Mapolres Jakarta Timur. Kali ini tak hanya mengunci rapat-rapat mulutnya.

"Maaf bang nggak bisa cerita, bang. Maaf pak ya," ucap Dora sambil menghindari awak media yang telah menantinya di Mapolres Jakarta Timur, kemarin.

Desi Singarimbun, adik Dora, berharap agar kelanjutan kasus tersebut dapat berdampak positif ke depannya. "Engak kok kita cuma ke sini, semuanya baik-baik aja kok. Harapannya sih positif," tutur Desi.

Sementara, Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Agung Budi Jono, mengaku bahwa pihaknya belum menerima surat perdamaian antara Dora dengan Aiptu Sutisna. Padahal diduga surat perdamaian itu telah tersebar di berbagai media sosial.

"Ya kita lihat nanti, karena kita belum cek yang beredar itu. Karena kedua belah pihak belum menyampaikan kepada kita," ucap Agung.

"Itu mereka belum pernah menyampaikan kepada kita. Itu belum disampaikan kepada kita semua," imbunya.

Agung menambahkan, status Dora hingga saat ini masih sebagai saksi terlapor. "Masih sebagai saksi, ya ada beberapa pertanyaan yang kita sampaikan, ya Alhamdulillah sudah dijawab," terangnya. [ang]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini