Pemerintah Kota (Pemkot) Solo melakukan rotasi dan pengisian jabatan kosong di posisi pimpinan tinggi pratama, administrator, dan pengawas. Pelantikan dan pengambilan sumpah dilakukan oleh Wali Kota Respati Ardi di Bale Tawang Arum, Kompleks Balai Kota Solo, Selasa (3/2).
Total ada 209 pejabat di lingkungan Pemkot Solo yang dilantik mengisi pos baru. Menariknya, dari jumlah tersebut ada 2 mantan ajudan Joko Widodo (Jokowi) semasa menjabat Wali Kota Solo. Keduanya adalah Herwin Tri Nugroho Adi dan Tri Hanggo Henry Santoso.
Herwin yang menjadi ajudan pada awal-awal Jokowi menjabat, saat ini dilantik menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Solo. Sebelum menempati posisi pimpinan DLH yang kosong, Herwin diketahui menjabat sebagai Camat Laweyan.
Informasi yang dihimpun merdeka.com menyebutkan, Herwin menjadi camat Laweyan sejak 15 Juli 2024. Saat itu Wali Kota Solo dijabat Gibran Rakabuming Raka yang merupakan putra sulung Jokowi.
Selain Herwin, mantan ajudan Jokowi semasa menjabat Wali Kota Solo adalah Tri Hanggo Henry Santoso. Hanggo pernah menjadi ajudan Jokowi bersama Devid Agus Yunanto disaat saat akhir Jokowi menjabat Wali Kota Solo.
Saat ini Hanggo mendapatkan jabatan baru di Dinas Kepemudaan dan Olahraga sebagai Kepala Bidang Olahraga Prestasi dan Olahraga Rekreasi. Sebelumnya, Hanggo bertugas sebagai staf di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Solo.
Wali Kota Respati menjelaskan alasan perombakan besar-besaran pejabat Pemkot Solo. Menurutnya, perombakan tersebut berkaitan dengan perubahan sistem dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN).
"Jadi ini ada skema yang berubah dari sistem dari pusat, ya kita mengikuti. Memang sudah dibutuhkan," ungkapnya.
Advertisement
Kepada para pejabat baru, Respati minta untuk tetap menjaga integritas, akuntabel, dan terbuka.
Lanjut Respati, dalam merotasi pejabat, pihaknya menggunakan istilah 'berseri' yang dimaknai bersih-bersih, sehat, dan rapi.
Advertisement
"Pesan kita kepada seluruh pejabat yang dilantik agar loyal kepada bangsa dan negara. Saya juga mengutip tadi pas pelantikan kata-kata Pak Prabowo. Jangan loyal kepada Prabowo, jangan loyal kepada Respati. Loyal kepada bangsa dan negara ini," ungkapnya.
Ia menambahkan, meski banyak melakukan rotasi, mamun masih ada sejumlah pos yang kosong. Di antaranya Kepala Bagian (Kabag) Organisasi. Untuk sementara, jabatan tersebut rencananya akan diisi pelaksana tugas atau Plt.