Bawaslu Telusuri Dugaan Perusakan Empat Alat Peraga Kampanye di Jembrana
Merdeka.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jembrana menerima informasi adanya sejumlah alat peraga kampanye (APK) peserta pemilu diduga dirusak. Hingga sore tadi, tercatat ada empat baliho dari sejumlah peserta pemilu rusak.
Di antaranya sobek dan penyangga baliho dari kayu patah. Diduga kerusakan tersebut disengaja oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab.
Ketua Bawaslu Jembrana, Pande Made Ady Muliawan membenarkan adanya informasi APK yang diduga dirusak di sejumlah lokasi di Kabupaten Jembrana. Namun, menurutnya, hal itu baru sebatas informasi dari masyarakat dan setelah dilakukan pengecekan memang benar di empat lokasi.
Di antaranya di Desa Manistutu, Kecamatan Melaya, Desa Tegalbadeng Kecamatan Negara, Desa Delodberawah Kecamatan Mendoyo dan Desa Pekutatan, Kecamatan Pekutatan. Kerusakan tersebut seluruhnya berupa baliho dari berbagai peserta pemilu baik Kabupaten maupun Provinsi.
"Kita memang mendapatkan informasi terkait kerusakan tersebut dan kita sudah cek. Namun demikian, kita masih menelusuri terkait penyebab kerusakan tersebut," kata Pande, Rabu (19/12).
Diakuinya, terkait baliho yang diduga dirusak itu memang tidak ada laporan resmi. Melainkan melalui informasi masyarakat. Dilihat dari kerusakan, kemungkinan sengaja dirusak ada. Namun tidak menutup kemungkinan juga faktor alam seperti terkena angin kencang atau hujan.
Selain dugaan perusakan baliho, Bawaslu menurutnya juga sedang melakukan penelusuran terkait dugaan pelanggaran kampanye di Kecamatan Mendoyo oleh salah satu peserta pemilu.
"Saat ini sedang tahap klarifikasi terhadap pihak-pihak terkait oleh Panwascam Mendoyo," ujarnya.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya