Tim SAR gabungan berhasil menemukan jasad seorang anak buah kapal (ABK) tongkang batu bara yang dilaporkan terjatuh di perairan Jetty Bahtera Kharisma Abadi. Insiden ini terjadi di Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang, pada hari Selasa. Korban ditemukan setelah operasi pencarian intensif.
Korban diketahui bernama Rafli Saputra, seorang juru minyak (oiler) berusia 22 tahun. Ia berasal dari Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, dan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Penemuan ini terjadi pada Selasa sore sekitar pukul 15.20 WIB.
Kepala Sub Seksi Siaga dan Operasi Basarnas Banten, Rizky Dwianto, mengonfirmasi penemuan tersebut di Serang. Jasad korban ditemukan sekitar 10 meter dari lokasi awal kejadian. Evakuasi segera dilakukan ke RS Panggungrawi, Kota Cilegon.
Advertisement
Advertisement
Operasi pencarian korban dimulai setelah laporan insiden diterima oleh Basarnas Banten. Tim SAR gabungan segera dibentuk untuk menyisir area perairan sekitar Jetty Bahtera Kharisma Abadi. Fokus utama adalah menemukan Rafli Saputra yang terjatuh dari tongkang. Koordinasi cepat ini penting untuk efektivitas operasi.
Rizky Dwianto menjelaskan bahwa tim SAR dibagi menjadi tiga unit (Search and Rescue Unit/SRU) untuk memaksimalkan cakupan area. Pembagian tugas ini bertujuan agar pencarian dapat dilakukan secara efektif di berbagai titik. Setiap SRU memiliki area tanggung jawab yang berbeda, mencakup luas perairan yang signifikan.
SRU pertama menggunakan perahu karet untuk menyisir radius dua kilometer dari titik kejadian, fokus pada area terdekat. Sementara itu, SRU kedua memanfaatkan kapal patroli polisi untuk melakukan pencarian hingga tiga kilometer, menjangkau area yang lebih luas. SRU ketiga fokus menyisir area dua kilometer ke arah barat, memastikan tidak ada celah dalam pencarian.
Advertisement
Pencarian juga melibatkan koordinasi erat dengan pihak pengelola dermaga (jetty) untuk mendapatkan informasi detail mengenai arus dan kondisi perairan. Peralatan SAR air dan alat selam digunakan untuk melakukan eksplorasi di bawah permukaan laut, terutama di area yang dicurigai. Upaya ini menunjukkan keseriusan tim dalam menemukan korban.
Advertisement
Rafli Saputra, korban dalam insiden ini, adalah seorang juru minyak (oiler) berusia 22 tahun. Ia merupakan warga Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, yang sedang bertugas di tongkang batu bara tersebut. Informasi ini penting untuk identifikasi dan proses selanjutnya, serta memberikan gambaran tentang latar belakang korban.
Jasad Rafli ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa sore, sekitar pukul 15.20 WIB, mengakhiri pencarian yang berlangsung beberapa jam. Lokasi penemuan tidak jauh dari titik terakhir ia terlihat, hanya berjarak 10 meter dari last known position (LKP). Penemuan ini membawa kejelasan bagi keluarga korban.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah Rafli Saputra langsung dibawa ke Rumah Sakit Panggungrawi, Kota Cilegon, untuk penanganan lebih lanjut. Proses identifikasi resmi dan autopsi mungkin akan dilakukan di rumah sakit tersebut. Pihak berwenang akan terus memberikan informasi kepada keluarga yang berduka.
Advertisement
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan dinyatakan resmi dihentikan sesuai prosedur standar. Seluruh unsur yang terlibat dalam operasi tersebut telah dikembalikan ke kesatuannya masing-masing. Insiden ini juga menjadi pengingat pentingnya keselamatan kerja di lingkungan perairan.
Sumber: AntaraNews