Banyak Korban Banjir di Malaka NTT Mengeluh Gangguan Pencernaan dan Nyeri Otot

Jumat, 16 April 2021 10:26 Reporter : Ya'cob Billiocta
Banyak Korban Banjir di Malaka NTT Mengeluh Gangguan Pencernaan dan Nyeri Otot Warga korban banjir di Malaka mendapat pengobatan. Istimewa

Merdeka.com - Sebanyak 532 warga yang menjadi korban banjir di Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapat pengobatan gratis dari Siloam Hospitals. Dari jumlah tersebut, banyak warga yang mengeluhkan gangguan pencernaan dan nyeri otot.

Dokter Boy Raditya, perwakilan dari tim bantuan medis Siloam Hospitals menuturkan, selain faktor bencana, warga yang sakit pun ditengarai akibat dampak dari memikirkan hal bencana sejak sepekan lamanya.

"Banyak warga yang berpikir karena banjir selama ini, hingga jatuh sakit, Kami berharap adanya pengobatan gratis selama tiga hari, dapat mengurangi beban warga dan menjadi pemulihan total bagi penyakit yang diidap," kata Boy Raditya dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (16/4).

Pelayanan pengobatan gratis disebar di lima lokasi. Hari pertama, terdapat dua tim melayani di Gereja Paroki Besikama dan Desa Sikun.

Hari kedua juga dibagi di dua lokasi, yaitu Di Desa Wederok dan Forekmodok. Hari ketiga semua tim dalam satu lokasi di Bolan (Paroki St. Fransiskus Xaverius Bolan).

Pengobatan gratis dilakukan bagi warga yang mengeluh gatal pada kulit, gangguan saluran pencernaan hingga radang pada saluran pernapasan. Sebagian lainnya memerlukan vitamin guna peningkatan daya tahan tubuh.

Sebanyak tiga tim dokter dikirim ke lokasi bencana. Di antaranya Michael Hartono, Boy Raditya, Nurse Reo Ramces dan Nurse Lorenza Daniel. Kegiatan pelayanan kesehatan kepada warga korban banjir, pun turut didukung tim medis yang berasal dari desa setempat.

Bencana banjir dan tanah longsor menyebabkan ribuan rumah penduduk di Malaka rusak. Selian itu, ribuan ternak milik warga turut hilang terbawa banjir.

Hingga berita ini tayang, ribuan penduduk desa yang tersebar di 35 desa pada tujuh kecamatan di wilayah yang berbatasan langsung dengan negara Timor Leste itu masih berada di tempat penampungan sementara.

Sementara itu, bupati terpilih Malaka, Doktor Simon mengingatkan di hadapan para korban, akan pentingnya keterlibatan semua pihak dalam penanggulangan bencana. Dia meminta agar seluruh komponen masyarakat menaruh perhatian dan kepedulian terhadap bencana sebagai urusan kemanusiaan.

"Siloam Hospitals telah memberi kepeduliannya kepada kami di Malaka NTT. Ini merupakan contoh yang tulus dari bentuk dukungan layanan kesehatan. Saya sangat apresiasi terhadap tim Siloam Hospitals ini yang telah datang jauh dari Jakarta," tutur Simon dalam rangkaian penyerahan bantuan obat-obatan secara simbolis kepada Romo Sirilus di Pastoran Besikama. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Banjir Bandang NTT
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini