Sebanyak 20 tenaga ahli dari unsur Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng akan diberangkatkan ke pusat gempa Lombok. Pengiriman tenaga tersebut membantu mendirikan tenda untuk pengungsi dalam waktu tempo cepat.
"Semua tenaga ahli mereka sudah teruji mulai dari stamina, dan keterampilan. Untuk keterampilan sendiri sudah tidak diragukan, mereka sudah terampil dalam mendirikan tenda dalam waktu tempo cepat," kata Kepala BPBD Jateng Sarwa Pramana, Senin (27/8).
Dia mengungkapkan, nantinya mereka bisa bertugas mempercepat pendirian tenda selama 15 hari bagi para pengungsi di sejumlah daerah yang terkena dampak gempa bumi. Rata-rata yang ditugaskan semua berpengalaman kontes pembuatan tenda tingkat nasional.
"Umur mereka semua muda. 15 hari bisa di sana diminta bantuan koordinator percepatan pembuatan tenda sebanyak 94 tenda," ungkapnya.
Terkait pendirian tenda nantinya masyarakat juga ikut membantu proses berjalan dengan cepat. Sehingga semua kebutuhan pengungsi dapat terfasilitasi.
"Masyarakat kita juga libatkan pendirian tenda, sebab droping alatnya terlambat dari Jakarta. Nanti antisipasinya akan buat teknik pendirian tenda, satu tenda dikawal satu orang," tutupnya.