Banjir Cikupa belum surut, warga bertahan mengungsi di tenda
Merdeka.com - Meski Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang telah memasang mesin penyedot air, banjir di Kampung Pasir Kalong, Desa Cibadak, Kabupaten Tangerang hingga Rabu (5/4) belum surut. Warga korban banjir di RT 05 RW 01 kampung tersebut pun sebagian masih harus mengungsi di tenda penampungan.
"Mau bagaimana lagi mas, rumah saya masih terendam banjir," kata Nina, salah satu warga yang terdampak banjir.
Namun ada juga sebagian warga yang memilih tidak bertahan di tenda penampungan karena memiliki anak yang masih balita.
"Saya menginap di rumah saudara, karena anak saya masih kecil, takut sakit," kata Erna warga yang menjadi korban banjir di lokasi tersebut.
Pantauan merdeka.com di lokasi, korban banjir di Kampung Pasir Kalong RT 05 RW 01 sebagai lokasi yang paling parah terdampak, sore tadi telah mendapatkan bantuan berupa paket sembako, karpet alas tidur, pakaian dan selimut.
Sementara itu, Kepala Desa Cibadak, Adi Sopian mengatakan, jumlah warga yang terdampak banjir di tiga kampung di desa tersebut sekitar 300 orang.
"Namun yang paling terdampak ya di Pasir Kalong dan Pasir Randu, kalau Kosambi hanya terisolir karena akses jalan yang terputus," katanya. (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya