Banggar DPR minta Menkeu cari langkah konkret atasi pelemahan rupiah
Merdeka.com - Anggota Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (Banggar DPR), Bobby Adhityo Rizaldi mendesak Menteri Keuangan Sri Mulyani melakukan langkah nyata dalam menyelesaikan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS telah menembus angka Rp. 15.000 pada Rabu (5/9) pada pukul 15.00 WIB.
"Diperlukan adanya upaya-upaya konkret dari Menteri Keuangan untuk bisa memulihkan kembali rupiah," kata Bobby di saat dikonfirmasi, Rabu (5/9).
Menurut Bobby, salah satu cara efektif yang sebetulnya dapat ditempuh adalah dengan tidak mengancam pengusaha yang bukan spekulator, karena justru itu langkah yang sangat riskan untuk mereka.
"Dolar dipengaruhi oleh sentimen pasar. karena itu menambah pasokan tidak akan menolong selama pasar masih yakin bahwa dolar akan terjun ke Rp 15.000 atau bahkan hingga Rp16.000," ungkap Bobby.
Politikus Partai Golkar ini pun meminta Sri Mulyani untuk saat ini berfokus mengalokasikan APBN pada Dana Desa, Dana Alokasi Umum, serta Dana Alokasi Khusus, agar pengeluaran lebih efisien. Hal ini dinilai lebih baik daripada intensifikasi pajak mengingat tax ratio Indonesia yang cenderung masih rendah dibanding negara lainnya.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat suara terkait pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) yang nyaris menyentuh Rp 15.000 per USD. Menurut Jokowi, pelemahan nilai tukar Rupiah ini merupakan imbas dari berbagai faktor eksternal.
"Pelemahan kurs tidak hanya di Indonesia. Ini adalah faktor eksternal yang bertubi-tubi baik yang berkaitan dengan kenaikan suku bunga di AS, baik yang berkaitan dengan perang dagang AS dan China, baik berkaitan krisis yang ada di Turki dan di Argentina," ungkap Jokowi.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya