Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Baliho Sejumlah Caleg Hingga Surya Paloh dan Anies di Malang Dicopot Satpol PP, Ini Sebabnya

Baliho Sejumlah Caleg Hingga Surya Paloh dan Anies di Malang Dicopot Satpol PP, Ini Sebabnya

Baliho Sejumlah Caleg Hingga Surya Paloh dan Anies di Malang Dicopot Satpol PP, Ini Sebabnya

Alat Peraga Kampanye (APK) Bakal Calon Presiden (Bacapres) dan Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) dirazia oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkot Malang.

Macam-macam baliho dan spanduk di sejumlah titik dibongkar karena dinilai melanggar ketentuan dan izin kedaluwarsa.

Macam-macam baliho dan spanduk di sejumlah titik dibongkar karena dinilai melanggar ketentuan dan izin kedaluwarsa.

Razia diawali dari kawasan Stadion Gajayana, Jalan Semeru Kota Malang.

Sebuah baliho berlogo Partai NasDem tentang ucapan Hari Raya Iduladha bergambar Surya Paloh dan Anies Bawesdan ditertibkan. Begitu juga baliho bergambar logo PAN dengan gambar Zulkifli Hasan dan Mujiono, Bacaleg DPR RI.

Pada lokasi yang sama juga diturunkan spanduk Ucapan Ultah ke-50 PDIP bergambar kader PDIP, Nurul Setyawati dan Made Rian Kartika.

Pada lokasi yang sama juga diturunkan spanduk Ucapan Ultah ke-50 PDIP bergambar kader PDIP, Nurul Setyawati dan Made Rian Kartika.

Baliho bergambar Anies Baswedan bersama kader PKS, Bayu Rekso Aji juga diturunkan.

Baliho bergambar Anies Baswedan bersama kader PKS, Bayu Rekso Aji juga diturunkan.

Selain itu juga baliho ucapan haji bergambar bacaleg PKS, Ahmadi. Tidak jauh dari tempat tersebut juga dicopot baliho berlogo PAN bergambar bacaleg Amalia Reva Alviska.

Sementara di Jalan Kawi Kota Malang, juga dicopot baliho ucapan Hari Raya Idul Fitri bergambar Ahmad Basarah, Wakil Ketua MPR dan Ketua DPP PDI Perjuangan.

Sementara di Jalan Kawi Kota Malang, juga dicopot baliho ucapan Hari Raya Idul Fitri bergambar Ahmad Basarah, Wakil Ketua MPR dan Ketua DPP PDI Perjuangan.

Baliho tersebut dicopot karena tanggal izin yang sudah kedaluwarsa.

Kepala Bidang (Kabid) Ketentraman dan Ketertiban Umum (KKU) Satpol PP Kota Malang, Rahmat Hidayat mengatakan, razia dilakukan dengan sasaran reklame dengan tema parpol, sosialisasi atau pengenalan bacaleg, pilkada, pilpres, maupun terkait legislatif secara keseluruhan. "Berdasarkan kesepakatan dari KPU bahwasannya untuk penertiban reklame yang saya sebutkan tadi mengikuti Perda, sambil menunggu regulasi yang belum ditetapkan KPU," jelas Rahmat, Kamis (6/7).

Razia menindaklanjuti berita acara rakor bersama Bawaslu pada 21 Juni 2023 yang menerima pengaduan atau komplain terkait itu. Tetapi karena belum diatur dalam regulasi, razia dilakukan berdasarkan Perda 2 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Reklame. "Karena regulasi belum ada, dari KPU dan Bawaslu melimpahkan ke Pemerintah Daerah," katanya. Razia memprioritaskan pelanggaran lokasi seperti di Jalan Ijen, Jalan Veteran, Jalan Bandung. Selain itu juga penempatan yang keliru, seperti menutupi rambu lalu lintas, di taman umum, dipaku di pohon, tiang listrik dan telepon. "17 titik, melihat waktu, dan ini kita akan lakukan terus-menerus sambil menunggu dari KPU tadi," katanya.

Iwan Sunaryo, Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kota Malang mengatakan bahwa kerja Bawaslu dan KPU berdasarkan PKPU. Kendati saat ini sudah memasuki tahapan Pemilu tetapi belum tahapan kampanye.

"Kalau memang ada reklame yang dianggap oleh Perda tidak berizin, ya tentu kewenangan Pemda. Kami dari Bawaslu dan KPU koordinatif saja, belum kewenangan kami," katanya. Iwan menegaskan, bila sudah memasuki masa kampanye, maka setiap pelanggaran peraga menjadi kewenangannya sesuai PKPU.

Satpol PP DKI Tunggu Arahan KPU dan Bawaslu untuk Copot Baliho
Satpol PP DKI Tunggu Arahan KPU dan Bawaslu untuk Copot Baliho

Arifin juga berujar, pihaknya menunggu KPU untuk menentukan titik-titik wilayah yang dilarang untuk memasang APK.

Baca Selengkapnya
Siswa SMP di Cilacap yang Dipukul & Ditendang Kakak Kelas Alami Rusuk Patah dan Sejumlah Luka
Siswa SMP di Cilacap yang Dipukul & Ditendang Kakak Kelas Alami Rusuk Patah dan Sejumlah Luka

Saat penganiayaan terjadi korban FF dipukul beberapa kali di bagian perut dan wajah.

Baca Selengkapnya
Puluhan Baliho PKS Dirusak, Ketua DPD Sebut Ada Pihak Tak Siap Bersaing Sehat di Depok
Puluhan Baliho PKS Dirusak, Ketua DPD Sebut Ada Pihak Tak Siap Bersaing Sehat di Depok

Sekitar 47 baliho yang dirusak di sekitar Kecamatan Bojongsari dan sawangan.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Seorang Buruh di Bali Intip Siswi SD Mandi Berujung Percobaan Pemerkosaan
Seorang Buruh di Bali Intip Siswi SD Mandi Berujung Percobaan Pemerkosaan

Polisi berhasil meringkus pelaku tidak lama setelah kejadian tersebut

Baca Selengkapnya
DPR Ingatkan Polri Harus Tolak Perintah Pasang Baliho Capres-Cawapres: Masyarakat Tahu!
DPR Ingatkan Polri Harus Tolak Perintah Pasang Baliho Capres-Cawapres: Masyarakat Tahu!

Mabes Polri diingatkan kembali soal netralitas saat Pemilu 2024.

Baca Selengkapnya
Balihonya di Lapangan Kodim Dicopot, Ganjar: Buang Saja Kalau Enggak Benar
Balihonya di Lapangan Kodim Dicopot, Ganjar: Buang Saja Kalau Enggak Benar

Baliho Ganjar Pranowo dicopot karena terpasang di lapangan Kodim. Panglima TNI Yudo Margono tegaskan TNI netral

Baca Selengkapnya
Sakit Hati Cinta Ditolak, Pedagang Bakso di Bali Perkosa Rekan Kerja
Sakit Hati Cinta Ditolak, Pedagang Bakso di Bali Perkosa Rekan Kerja

Pelaku sempat kabur ke Ngawi. dalam pelariannya dia meneror dan mengancam korban agar tidak melaporkannya ke polisi.

Baca Selengkapnya
Satpol PP Bekasi Tertibkan APS Pemilu 2024, 4 Parpol Diberi Sanksi Teguran
Satpol PP Bekasi Tertibkan APS Pemilu 2024, 4 Parpol Diberi Sanksi Teguran

Ketua Bawaslu Kabupaten Bekasi, Akbar Khadafi mengatakan, berdasarkan hasil pendataan ada sekitar 33.709 APS yang tersebar di wilayahnya.

Baca Selengkapnya
Kisah Pilu Bocah 7 Tahun di Bali, Dicabuli Kakek-Paman hingga Tertular Penyakit Kelamin
Kisah Pilu Bocah 7 Tahun di Bali, Dicabuli Kakek-Paman hingga Tertular Penyakit Kelamin

Ketiga pelaku kini ditahan di Rutan Mapolres Buleleng.

Baca Selengkapnya