Bakumham Polisikan Dua Kader Golkar Terkait Dugaan Pemalsuan Surat

Selasa, 27 Agustus 2019 21:59 Reporter : Henny Rachma Sari
Bakumham Polisikan Dua Kader Golkar Terkait Dugaan Pemalsuan Surat Bakumham Golkar buat laporan ke Bareskrim. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Dua kader Partai Golkar, Junaedi Elvis dan Wasekjen Hakim Kamaruddin dilaporkan ke Bareskrim. Keduanya dipolisikan Badan Advokasi Hukum dan HAM DPP Partai Golkar terkait dugaan pemalsuan surat permintaan pengamanan selama diselenggarakannya rapat fiktif.

"Dugaan kami ada surat seolah-olah itu diterbitkan Partai Golkar, ternyata setelah kami cek data kami, tidak pernah terdaftar sehingga kami adukan ke Mabes untuk dilakukan penyelidikan apa motif di balik ini semua," ucap Wakil Ketua Bakumham DPP Golkar Muslim Jaya Butar Butar di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Selasa (27/8) seperti diberitakan Antara.

Menurut dia, dua pengurus itu mengajukan surat permohonan perlindungan dan pengawalan untuk rapat pada 29 Agustus 2019 di Kantor DPP Partai Golkar kepada kepolisian.

Namun, Butar Butar mengatakan tidak mengetahui lebih jelas rapat yang akan digelar itu akan membahas apa lantaran agenda itu bukan resmi yang akan digelar DPP.

Ia mengaku saat melaporkan membawa barang bukti berupa surat permohonan perlindungan yang diduga dipalsukan. Surat itu disebutnya memiliki stempel yang berbeda.

"Dugaan pembuatan surat palsu seolah-olah diterbitkan DPP Partai Golkar dengan nomor registrasi tidak terdaftar," ucap dia.

Ketika ditanya kemungkinan laporan berkaitan dengan dukungan kepada calon pemimpin partai berlambang beringin itu, ia enggan menyangkal laporan terkait hal tersebut.

Bakumham dikatakannya mewakili partai yang dibentuk oleh ketua umum dan sekjen untuk menjaga marwah partai dan memberikan bantuan hukum apabila partai menghadapi masalah hukum. [rhm]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini