Bakal di Jual ke Singapura, Lima dari 6 Bayi Dibawa Pelaku dari Kampung Halamannya di Kabupaten Bandung

Sindikat ini memiliki dua lokasi penampungan sebelum akhirnya dikirimkan ke Singapura.

Aksara Bebey
Oleh Aksara Bebey - Reporter
Bakal di Jual ke Singapura, Lima dari 6 Bayi Dibawa Pelaku dari Kampung Halamannya di Kabupaten Bandung
Bakal di Jual ke Singapura, Lima dari 6 Bayi Dibawa Pelaku dari Kampung Halamannya di Kabupaten Bandung (Merdeka.com)

Polda Jawa Barat mengungkap asal-usul 6 bayi yang berhasil diselamatkan dari jerat perdagangan ke Singapura oleh komplotan LSH dan kawan-kawan. Lima bayi itu berasal dari Kabupaten Bandung, sedangkan 1 lainnya dari wilayah Jabodetabek.

“Ada satu saja korban ini di daerah Jabodetabek. Lima ini semuanya ada di Kabupaten Bandung,” kata Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan saat dijumpai awak media di Mapolda Jabar, Rabu (16/7).

Dibawa ke Pontianak Sebelum Dijual ke Singapura

Di Kabupaten Bandung, kelima bayi itu didapat pelaku AF yang merupakan warga Kabupaten Bandung lewat platform facebook. Lima bayi itu kemudian dikirimkan ke penampungan yang berada di Pontianak.

Komplotan penjual bayi ini, punya penampungan di dua lokasi, yakni Jakarta dan Pontianak. Lokasi penampungan itu juga menjadi semacam tempat bagi pelaku untuk membuat dokumen pembeli bayi dengan kedok adopsi.

“Ada di Jakarta, ada juga yang di Pontianak. Ini korban setelah dari Kabupaten Bandung itu dibawa ke Pontianak. Di sana penampungannya,” beber dia.

Beruntungnya, lima bayi tersebut berhasil diselamatkan dari Pontianak. Begitu juga 1 bayi lainnya yang disebut dijemput dari Jabodetabek.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jawa Barat Kombes Pol Surawan, mengungkapkan kondisi keenam bayi yang berhasil diselamatkan dari perdagangan ke Singapura oleh komplotan LSH dan kawan-kawan, dalam keadaan baik. Saat ini, mereka dirawat di sebuah panti asuhan di Bandung, usai dicek kesehatannya di RS Bhayangkara Sartika Asih.

“Di panti, dalam kondisi sehat,’’ ujarnya saat dijumpai di Mapolda Jabar, Rabu (16/7). “Tetap setiap hari kita cek, kita kontrol sehingga kondisi bayi bisa kita pantau,” imbuh dia.

Rekomendasi