Bahagianya Kosim & Markiyati, pasangan bercucu 10 ikut nikah massal

Jumat, 25 Agustus 2017 22:10 Reporter : Nurul Afrida
Bahagianya Kosim & Markiyati, pasangan bercucu 10 ikut nikah massal Kosim dan Markiyati mengikuti nikah masal. ©2017 Merdeka.com/Nurul Afrida

Merdeka.com - Sebanyak 143 pasangan mengikuti acara nikah massal dan resepsi yang diselenggarakan oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Langen Palikrama Gedung Pengadaian Pusat, Jakarta, Jumat (25/8). Salah satunya pasangan tertua Kosim (66) dan Markiyati (62).

Pasangan Kosim dan Markiyati sebenarnya telah menikah, namun buku nikah mereka hilang akibat banjir. Pernikahan ini menjadi kali kedua bagi mereka dan dalam acara 'PKB Mantu' mereka resmi tercatat di Kantor Urusan Agama (KUA) Menteng, Jakarta Pusat.

"Alhamdulillah senang nikah lagi, dulu surat-suratnya hilang kebawa banjir," kata Kosim.

Pasangan Kosim dan Markiyati sudah mempunyai empat orang anak dan 10 cucu yang semuanya tinggal di kampung. Di Jakarta mereka hanya tinggal berdua. "Anak empat, cucu ada 10. Kita tinggalnya di Singkoneng Green Garden, Kebon Jeruk," kata Markiyati.

Lanjut Kosim, jika dirinya merasa senang, ia mengatakan jika ikut nikah masal ini disuruh oleh RT tempat ia tinggal. "Keluarga mendukung, Pak RT ngasih tau acaranya mendadak. Berdua aja. Tiap lebaran pulang nengokin keluarga," kata Kosim.

Dalam nikah massal ini Kosim mengenakan kemeja koko putih panjang. Sedangkan istrinya mengenakan kebaya putih. Meski menjadi pasangan pengantin yang paling tua, namun keduanya tak henti-hentinya menebar senyum bahagia. [bal]

Baca juga:
Ratusan pengantin menikah massal di acara PKB Mantu

143 Pasangan dinikahkan secara massal oleh Cak Imin

Cerita pasangan tertua dan termuda ikut menikah massal 'PKB Mantu'

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Nikah Massal
  3. Pernikahan
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini