Atraksi Kesurupan, Pawang Kuda Lumping Tewas Usai Benturkan Kepala ke Besi

Selasa, 20 Agustus 2019 00:26 Reporter : Irwanto
Atraksi Kesurupan, Pawang Kuda Lumping Tewas Usai Benturkan Kepala ke Besi Ilustrasi mayat. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/forestpath

Merdeka.com - Seorang pawang kuda lumping, Eko (49) tewas saat pertunjukan dalam rangka peringatan HUT ke-74 RI. Korban mengalami luka serius di bagian kepala.

Peristiwa itu terjadi saat korban dan puluhan rekannya beraksi di Kelurahan Talang Jawa, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, Minggu (18/8). Gelaran itu awalnya membuat warga terhibur.

Suasana mulai mencekam ketika korban yang tengah kesurupan membenturkan kepalanya ke genteng. Tak ayal, kepalanya bocor dan keluar darah segar akibat benturan yang sangat kuat.

Meski terluka parah, Eko kembali bangun. Dia melompat pagar pembatas dan kembali membenturkan kepalanya ke pagar besi rumah. Hal itu membuat lukanya semakin parah. Akhirnya dia terjatuh sekitar 20 meter dari lokasi.

Korban dilarikan teman-temannya ke kamar ganti untuk tindakan awal. Tak lama kemudian, korban dinyatakan tewas dan mayatnya dibawa ke kampung halamannya di Kelurahan Air Gading, Kecamatan Baturaja Barat, OKU.

Kapolres OKU AKBP Ni Ketut Widayana Sulandari membenarkan kejadian itu. Dari pemeriksaan saksi, korban telah lama beraksi kuda lumping dan baru kali ini terjadi kecelakaan.

"Ya betul, kecelakaan lagi atraksi kesurupan dan membenturkan kepala ke genteng dan besi, langsung meninggal," ungkap Widayana, Senin (19/8).

Dikatakannya, kasus ini tidak diproses namun pelaku kuda lumping diimbau lebih mengutamakan keselamatan saat beraksi. Sejumlah saksi telah diperiksa terkait insiden itu.

"Diimbau untuk tidak diulang lagi adegan yang berbahaya," kata dia. [eko]

Topik berita Terkait:
  1. Kesenian
  2. Ritual Ekstrem
  3. Palembang
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini