Atasi Teror Tawon, Ganjar akan Terjunkan Tim BPBD

Rabu, 27 November 2019 21:39 Reporter : Danny Adriadhi Utama
Atasi Teror Tawon, Ganjar akan Terjunkan Tim BPBD Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo siap menerjunkan tim bila Pemerintah Kabupaten tidak sanggup mengatasi permasalahan tawon yang menyebabkan korban jiwa. Tindakan itu dilakukan mengantisipasi korban meninggal bertambah akibat serangan tawon Vespa Affinis atau tawon endhas.

"Kita minta tim BPBD Jateng dan Pemkab untuk bantu memusnahkan sarang tawon. Tentunya paling gampang dengan patroli mencari dimana saja tempat sarang tawon itu berada, dan apa saja yang terjadi," katanya, Rabu (27/11).

Dia mengungkapkan tindakan gerak cepat tersebut minimal dengan menetapkan apakah kondisi sudah darurat atau belum. Dengan penetapan kondisi tersebut, pihak-pihak lain baru bisa turut terjun membantu termasuk pada ilmuwan.

"Sudah saya sampaikan ke bupati kalau seandainya segera diambil yang sifatnya mendekati darurat ya segera diambil dan segera dicarikan pakar," ujarnya.

1 dari 2 halaman

Datangkan Ahli Biologi

Beberapa hari lalu teror tawon di Klaten, pihaknya juga sudah mendatangkan ahli biologi dari UGM agar nantinya bisa ditelaah secara ilmiah. Dengan begitu penanganan bisa dilakukan dengan tepat.

"Beberapa ilmuwan juga ingin menghubungkan Pemkab dengan ahli biologi di UGM untuk mencari sumbernya dan bagaimana menangani itu," ujar politikus PDIP itu.

Paralel dengan itu, lanjut dia, ilmuwan bisa menganalisa ada apa dengan fenomena ini. Apakah manusia sudah mengganggu ataukah alam yang sekarang sudah berubah agar kita bisa mengantisipasi.

"Kalau tidak, bagaimana cara memproteksi diri sehingga perlu alat yang bisa dengan gampang yang bisa melindungi diri dari serangan tawon ini," ungkapnya.

2 dari 2 halaman

Tawon Sebabkan Korban Jiwa

Sebelumnya teror tawon endhas paling parah di Klaten ada 667 kasus pada tahun 2016. Adapun adanya kasus tersebut akibatnya 10 orang tewas akibat sengatan tawon itu. Sementara di Pemalang, telah 9 korban meninggal sejak tahun 2018.

Selain di Klaten dan Pemalang, tawon endhas juga meresahkan warga Kudus, Sukoharjo dan Boyolali. Dalam satu tahun ini di Kudus terdapat empat kasus. Sementara di Sukoharjo sebanyak 400 sarang telah dimusnahkan dalam satu tahun ini. Bahkan dalam beberapa bulan terakhir di Boyolali setiap malam ada dua atau tiga permintaan ke BPBD untuk memusnahkan sarang tawon tersebut. [fik]

Baca juga:
Petani di Tuban Tewas Diserbu Ratusan Lebah, di Tubuhnya ada 180 Sengatan
Sengatan Tawon Ndas Hantui Warga Klaten, 10 Korban Meninggal Sejak 2017
Cerita Korban Selamat Sengatan Tawon yang Tewaskan 1 Orang di Garut
Sarang Tawon Maut di Garut Dievakuasi, Warga Diingatkan Tak Ganggu Jika Menemukan
Usik Sarang Tawon, 4 Pelajar Disengat, Satu Tewas

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini