Antisipasi kebakaran hutan, helikopter dan Cassa disiapkan di Sumsel
Merdeka.com - Sebanyak empat helikopter dan satu unit pesawat Cassa bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendarat di Pangkalan TNI Angkatan Udara Sri Mulyono Herlambang, Palembang. Kelima armada itu disiapkan untuk antisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan.
Staf Khusus Gubernur Sumsel Bidang Bencana, Yulizar Dinoto mengungkapkan, armada terdiri dari dua unit helikopter MI-8 dari Rusia, satu unit helikopter Bolkow, satu Bell 214, dan satu unit pesawat Cassa.
"Ada empat helikopter dan satu Cassa bantuan BNPB ke Palembang, sekarang sudah mendarat," ungkap Yulizar, Senin (5/6).
Menurut dia, tugas utama kelima armada untuk melakukan waterboombing, hujan buatan dan teknik modifikasi cuaca (TMC) seiring datangnya musim kemarau yang berpotensi terjadinya karhutla. Operasi mulai dilakukan pada 7 Juni 2017 ditandai dengan apel launching operasi udara TMC dan waterboombing.
"Sesuai jadwal tanggal tujuh nanti sudah mulai operasi," ujarnya.
Dia menambahkan, berdasarkan pemetaan dan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, beberapa daerah rawan karhutla diantaranya Kabupaten Musi Banyuasin, Ogan Komering Ilir, Banyuasin, Ogan Ilir, Muara Enim dan Penukal Abab Lematang Ilir.
"Dengan gerak cepat seperti ini mudah-mudahan karhutla 2015 tidak terulang lagi di tahun ini," pungkasnya.
(mdk/msh)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya