Anies Enggan Kaitkan Pemberian Gelar Pahlawan AR Baswedan Dengan Dukungan Politik

Jumat, 9 November 2018 16:44 Reporter : Merdeka
Jokowi berikan penganugerahan gelar pahlawan nasional. ©2018 Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo menganugerahkan gelar pahlawan pada AR Baswedan yang tak lain kakek dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Penganugerahan untuk AR Baswedan itu diberikan langsung oleh Jokowi kepada Anies sebagai perwakilan keluarga, di istana Merdeka Kamis (8/11).

Anies enggan mengaitkan pemberian gelar untuk kakeknya itu dengan dukungan politik. Sebab, Jokowi kembali maju sebagai calon presiden petahana.

"Enggak. Enggak ngomong gitu. Jangan politis terus dong," ujar Anies di Balai Kota Jakarta, Jumat (9/11).

Anies menceritakan obrolan bersama Jokowi saat di istana negara. Keduanya lebih banyak berbagi cerita tentang AR Baswedan.

"(Presiden) ucapin selamat saja, kemudian beliau tanya soal Pak Baswedan di Jogja tinggal. Saya cerita bahwa kebetulan Pak Baswedan dan Pak Kasman (Kasman Singodimedjo) itu tinggalnya di rumah yang sama bergantian. Ya ngobrolnya seputar AR Baswedan dan Pak Kasman, gitu saja," ucapnya

Mantan Mendikbud itu menegaskan, kedatangannya ke istana sebagai perwakilan keluarga AR Baswedan. Bukan urusan politik. "Saya datang ke sana sebagai keluarga dan mewakili keluarga untuk menerima, enggak ada obrolan (politik) itu," ucapnya.

Sebelumnya, Anies mengapresiasi pemerintah atas gelar pahlawan yang diberikan kepada kakeknya. "Kita sampaikan apresiasi terima kasih pada pemerintah," katanya di Balai Kota Jakarta.

Anies berceritak, sejak kecil dia tinggal bersama sang kakek di Yogyakarta. "Kebetulan saya pribadi tumbuh besar bersama dengan kakek satu rumah di Yogyakarta," ujarnya.

Diketahui A.R. Baswedan merupakan politikus nasional keturunan Arab yang juga
dikenal sebagai seorang jurnalis, diplomat, serta sastrawan.

Reporter: Delvira Hutabarat
Sumber: Liputan6.com [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini