Anak Mantan Gubernur Bali Diperiksa Polisi Terkait Kasus Reklamasi Benoa

Selasa, 12 November 2019 14:54 Reporter : Moh. Kadafi
Anak Mantan Gubernur Bali Diperiksa Polisi Terkait Kasus Reklamasi Benoa Putu Pasek Sandoz Prawirotama, putra mantan Gubernur Bali Mangku Pastika. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Putu Pasek Sandoz Prawirotama, putra mantan Gubernur Bali Mangku Pastika dipanggil Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bali, Selasa (12/11), terkait perkara penipuan dan penggelapan pengurusan izin pembangunan kawasan reklamasi Pelabuhan Benoa yang menjerat terpidana mantan Kadin Bali AA Ngurah Alit Wiraputra dengan nilai Rp 16 miliar.

"Iya diklarifikasi dari penyidik Subdit 3. Terkait klarifikasi ada tidak aliran keuangan yang dia pakai untuk membayar pihak-pihak perizinan," kata Wadireskrimsus Polda Bali AKBP Bambang Tertianto, Selasa (12/11).

Bambang menyampaikan, polisi masih melakukan pendalaman terkait perkara tersebut. "Kalau kita bicara ini, perkara kan belum tingkatan penyidikan. Masih mengumpulkan bahan untuk menelaah apakah ini ada delik korupsi atau enggak," ujarnya.

Polisi juga telah memanggil sejumlah saksi. Bambang menuturkan, tidak menutup kemungkinan Sandoz nantinya akan dipanggil kembali.

"Kan banyak yang diperiksa sebelumnya. Ini kan bukan yang pertamakali ini bukan yang kesekian kali dan ini sudah lama," ujarnya

Kasus ini terungkap saat seorang pengusaha ingin mendapatkan izin untuk proyek perluasan Pelabuhan Benoa, Bali. Di mana Mantan Ketua Kadin Bali AA Alit Wiraputra menyatakan sanggup untuk melakukan hal itu dan mendapatkan dana sebesar Rp 16 miliar.

Dalam melakukan pengurusan izin, ia juga melibatkan Sandoz yang diduga ikut menikmati dana itu. Dalam persidangan sebagai saksi, Sandoz mengakui menerima uang karena dia berperan sebagai konsultan.

Sementara AA Alit Wiraputra yang sebelumnya terdakwa telah dijatuhi hukuman 2 tahun penjara oleh majelis hakim PN Denpasar. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini