Advertisement
Korban diduga meregang nyawa 30 hingga 45 menit sebelum dibawa ke rumah sakit terdekat.
Gregorius Ronald Tannur, pelaku dugaan penganiayaan terhadap Dini Sera Afrianti (29), perempuan cantik yang tewas usai dugem bersama pacarnya di Surabaya, ditetapkan sebagai tersangka. Polisi pun menjerat tersangka dengan pasal 351 dan atau 359 KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan meninggalnya orang.
Advertisement
Ia menyatakan, berdasarkan proses gelar perkara yang dilakukan tim penyidik, ditemukan peristiwa dugaan tindak pidana.
"Berdasarkan proses gelar perkara, ditemukan peristiwa dugaan tindak pidana. Oleh karena itu status GR (GRT) dari saksi menjadi tersangka," katanya.
merdeka.com
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Dari kertas barang bukti, tertulis jelas nama Gregorius Ronald Tannur.
"Terhadap tersangka saat ini sudah dilakukam penahanan," ungkapnya.
Dikonfirmasi soal apakah tersangka memang benar anak dari anggota DPR RI seperti yang diungkapkan pengacara korban selama ini, Kombes asma mengaku masih akan mendalaminya. Namun ia menegaskan jika saat ini pihaknya masih berfokus pada perkara ini saja. "Masih kita dalami ya," tegasnya.
Sementara itu, Kuasa Hukum keluarga korban, Dimas Yemahura kembali menegaskan, bahwa GRT adalah anak dari anggota DPR RI. "Informasi yang saya terima demikian," tegasnya.
Advertisement
Diketahui, Dini Sera Afriyanti (29), perempuan cantik di Surabaya tewas usai dugem bersama teman kencannya di salah satu tempat hiburan malam yang ada di Jalan Mayjen Jonosewejo, Lakarsantri, Surabaya pada Rabu (4/10) malam. Ia tewas diduga akibat dianiaya oleh pasangan prianya berinisial GRT. GRT sendiri disebut sebagai anak dari anggota DPR RI Komisi IV. Korban diduga meregang nyawa 30 hingga 45 menit sebelum dibawa ke rumah sakit terdekat.
Ketua Fraksi PKB di DPR RI Cucun Syamsurijal mengaku, pihaknya telah mengkonfirmasi terhadap Anggota DPR RI Edward Tannur terkait kasus dugaan pengaiayaan yang dilakukan oleh anaknya.
Cucun mengatakan, bahwa Edward membenarkan jika anaknya telah melakukam pengaiayaan terhadap wanita hingga tewas di Surabaya.
"Kami telah mengkonfirmasi kepada anggota Fraksi PKB DPR RI atas nama Edward Tanur dan beliau membenarkan jika R adalah putranya," kata Cucun, saat dihubungi merdeka.com, Jumat (6/10).