Amankan mobil terduga teroris, polisi temukan kitab dan peluru
Merdeka.com - Polisi mengamankan mobil Daihatsu Terios usai baku tembak di Dusun Kalak Wilis, Desa Beji, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Pemilik mobil diduga teroris. Dalam mobil itu juga ditemukan berbagai merek ponsel, paspor, radio komunikasi, kotak isi peluru dan dua buah kitab.
Semua barang ditemukan dalam mobil dijadikan barang bukti polisi. Kepolisian juga masih memburu pelaku penyerangan polisi dengan memberikan tembakan terhadap anggota lalu lintas Polres Tuban.
Masih belum diketahui pasti, apakah orang tersebut adalah diduga teroris atau pelaku kejahatan tindak kriminal. "Ini masih di hutan. Memburu menangkap pelakunya," kata sumber merdeka.com di internal kepolisian, Sabtu (8/4)
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung Mangera membenarkan ada aksi tembak di Tuban. Namun, dia minta waktu, karena masih dalam penyelidikan dan penyidikan. "Tunggu saja nanti. Ini masih dilakukan penyelidikan," kata Kombes Pol Frans Barung Mangera.
Aksi baku tembak polisi dengan pelaku terjadi sekitar pukul 10.00 WIB, di sekitar dekat PLTU Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban. Berawal dari anggota lalu lintas melakukan patroli di jalur pantura, mencoba menghentikan sebuah mobil jenis Daihatsu Terios warna putih dengan nomor polisi H 9037 BZ.
Namun, saat dihentikan, pengemudi mobil justru melarikan diri ke hutan, dekat dengan pemukiman padat rumah penduduk. Saat itu juga terjadi baku tembak antara polisi dari anggota lalu lintas dengan pengemudi. (mdk/ang)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya