Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Aksi TNI Bantu Warga Bangun Sekolah Lapangan, Setelah Dibakar OPM

Aksi TNI Bantu Warga Bangun Sekolah Lapangan, Setelah Dibakar OPM

Aksi TNI Bantu Warga Bangun Sekolah Lapangan, Setelah Dibakar OPM

Bantuan itu dilakukan setelah warga yang sebelumnya sempat mengungsi akibat penyerangan OPM.

Komando Operasi TNI (Koops TNI) Habema turut terlibat langsung dalam pembangunan sarana sekolah lapangan sementara bagi warga Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya pasca penyerangan Organisasi Papua Merdeka (OPM).


Bantuan itu dilakukan setelah warga yang sebelumnya sempat mengungsi akibat penyerangan OPM. Kini mulai kembali menempati tempat tinggalnya, setelah dinyatakan situasi aman dan kondusif.

“Di lokasi, terus berusaha membantu kesulitan masyarakat Homeyo, khususnya dalam pelayanan dasar kebutuhan masyarakat. Termasuk didalamnya sarana pendidikan bagi anak-anak,” kata Panglima Kogabwilhan III, Letjen TNI Richard T.H. Tampubolon dalam keteranganya, Selasa (21/5).


Pembangunan sekolah lapangan itu ditunjukan sebagai sarana sementara menggantikan bangunan SDN Inpres Pogapa yang telah dibakar oleh OPM, Rabu (1/ 5) lalu.

Padahal sejatinya bangunan itu sangat dibutuhkan khususnya bagi anak-anak warga Homeyo dan sekitarnya untuk menjalankan proses belajar mengajar. Namun, kinj bangunan fisik SDN Inpres Pogapa telah rata dengan tanah, dan tersisa puing-puing material bangunan. 

“Kondisi ini tentunya menyulitkan anak-anak dan para guru untuk menjalankan proses pembelajaran kurikulum pendidikan sekolah,” tuturnya.

Oleh sebab itu, lanjut Richard, pihaknya bersama warga sekitar telah mulai membersihkan puing-puing bangunan sekolah. Guna mendirikan Sekolah Lapangan di wilayah Homeyo. 

“Sebagai upaya melanjutkan proses belajar mengajar yang sempat terhenti sekian lama akibat ulah OPM mengganggu keamanan dan situasi kondusif Homeyo,” kata dia.

Keberhasilan Koops Habema dalam mengamankan wilayah Distrik Homeyo, telah memberikan rasa percaya warga masyarakat kepada Aparat Keamanan Gabungan yang melaksanakan tugas di tempat tersebut.

Diharapkan saat ini warga bisa kembali beraktifitas dengan tenang. Dengan ke depan pengawasan dan perlindungan yang tetap diberikan aparat TNI yang tergabung dalam Koops Habema.

"Situasi aman Distrik Homeyo memberikan gairah baru bagi masyarakat untuk menata kembali aktivitas kehidupannya guna meninggalkan trauma pasca gangguan OPM,” ujarnya.

“Inisiatif pendirian Sekolah Lapangan oleh KOOPS HABEMA diharapkan menjadi sarana Trauma Healing dan sekaligus melanjutkan kurikulum pendidikan sekolah SDN Inpres Pogapa,” tambah dia.

OPM Bakar Sekolah


Sebelumnya. Aksi teror Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali terjadi, kali ini sebuah bangunan gedung Sekolah Dasar (SD) Negeri Inpres Pogapa, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, menjadi sasaran pembakaran pada Rabu (1/ 5) pagi tadi.

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, AKBP Bayu Suseno menjelaskan kejadian itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Serangan ini terjadi setelah kemarin KKB melakukan telah menyerang Mapolsek Homeyo yang menewaskan satu warga sipil suku Toraja Alexsander Parapak (20) laki-laki, meninggal Dunia.


“Dapat kami menyampaikan bahwa, Lokasi pembakaran bangunan SD Negeri Inpres Pogapa tidak jauh dari mapolsek Homeyo. Hanya berjarak kurang lebih 50 Meter sehingga saat ini aparat keamanan masih berjaga-jaga,” kata Bayu dalam keteranganya.

Adapun, lanjut Bayu, sampai saat ini petugas masih berjaga di sekitar area bangunan gedung SDN Inpres Pogapa yang dibakar. Karena, saat kejadian sempat terdengar bunyi letusan senjata api laras Panjang dari kelompok KKB tersebut.


Dari hasil penyelidikan, Bayu mengungkap kalau serangan ke Mapolsek Homeyo dan pembakaran gedung SDN Inpres Pogapa dilakukan oleh kelompok Keni Tipagau dari Kodap VIII Kemabu, pimpinan Undius Kogoya dan Aibon Kogoya.

“Kami sangat mengharapkan dukungan dari masyarakat untuk berperan serta dalam menjaga kamtibmas di wilayah distrik homeyo dari ancaman KKB, sehingga tercipta kedamaian di tengah-tengah masyarakat,” imbuh dia.

Aksi Anggota TNI Bikin Anak Papua Girang, Padahal Sebelumnya Kampungnya Dihancurkan OPM
Aksi Anggota TNI Bikin Anak Papua Girang, Padahal Sebelumnya Kampungnya Dihancurkan OPM

Dapat seragam sekolah dan buku sekolah dari Satgaster Koops Habema, anak-anak Papua terlihat tersenyum bahagia.

Baca Selengkapnya
Aksi Arogan Pria Bercelana TNI Pukul Tukang Parkir, Dibalas 'Bapak Harusnya Melindungi Saya'
Aksi Arogan Pria Bercelana TNI Pukul Tukang Parkir, Dibalas 'Bapak Harusnya Melindungi Saya'

Enteng tangan, sosoknya tak segan memukul seorang tukang parkir.

Baca Selengkapnya
Panglima TNI Kedatangan Tamu Juniornya yang Kini Jabat Menteri, Sosoknya Gagah Gak Ada Obat
Panglima TNI Kedatangan Tamu Juniornya yang Kini Jabat Menteri, Sosoknya Gagah Gak Ada Obat

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto kedatangan tamu menteri. Ini sosoknya sampai disorot warganet.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Deretan Aksi Tak Terpuji Oknum TNI, dari Pengeroyokan hingga Pembunuhan
Deretan Aksi Tak Terpuji Oknum TNI, dari Pengeroyokan hingga Pembunuhan

Merangkum sejumlah tindak tak terpuji oknum TNI yang terjadi sejak Bulan Agustus hingga kini

Baca Selengkapnya
Dua Anggota TNI Bersahabat Raih Mimpi Jadi Tentara Bareng Sejak Casis, Ujungnya Terpisah karena Maut
Dua Anggota TNI Bersahabat Raih Mimpi Jadi Tentara Bareng Sejak Casis, Ujungnya Terpisah karena Maut

Mewujudkan mimpi menjadi tentara bersama-sama, takdir nyatanya harus memisahkan dua pria gagah ini.

Baca Selengkapnya
Prajurit TNI AD Brigif 24 Berbondong-bondong Beternak Kambing, ini Alasannya
Prajurit TNI AD Brigif 24 Berbondong-bondong Beternak Kambing, ini Alasannya

Prajurit TNI AD Brigif 24 begitu antusias dalam beternak kambing sebagai bentuk dukungan program ketahanan pangan.

Baca Selengkapnya
Ajudan Bos KKB Intan Jaya Basoka Lawiya Ditembak Buntut Bakar Sekolah di Paniai, Senpi Disita
Ajudan Bos KKB Intan Jaya Basoka Lawiya Ditembak Buntut Bakar Sekolah di Paniai, Senpi Disita

Petugas menyita senjata api laras pendek Jenis Pistol P1 (rakitan) dari peristiwa itu.

Baca Selengkapnya
Panglima TNI Tegaskan Tidak akan Merelokasi Gudang Amunisi yang Meledak di Bogor
Panglima TNI Tegaskan Tidak akan Merelokasi Gudang Amunisi yang Meledak di Bogor

Agus juga menegaskan kalau penangan munisi yang telah kedaluwarsa itu sudah sesuai SOP.

Baca Selengkapnya
Aksi Aipda Ralon Bantu Nenek 93 Tahun Mencoblos di TPS, Sampai Digendong
Aksi Aipda Ralon Bantu Nenek 93 Tahun Mencoblos di TPS, Sampai Digendong

Hatinya tergerak saat melihat seorang nenek lansia yang tidak sanggup berdiri hingga berjalan.

Baca Selengkapnya