Aksi Sadis Pemuda di Tuban, Bunuh Kekasih hingga Tersungkur ke Sawah karena Tak Terima Ditinggal Menikah
Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku memukul korban hingga tersungkur ke sawah.
Seorang perempuan muda ditemukan tewas di area persawahan Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban. Jasad itu berinisial PR (22), warga Desa Tingkis, Kecamatan Singgahan, diduga dibunuh kekasihnya lantaran hendak ditinggal menikah dengan pria lain.
Pelaku diketahui bernama Sulthon Farid Ahmadi (25), warga Desa Mergosari, Kecamatan Singgahan, telah ditangkap kepolisian beberapa jam setelah penemuan jasad korban.
"Sakit hati karena dia akan menikah dengan orang lain. Saya menyesal," ujar Sulthon saat diperiksa di Mapolres Tuban.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tuban, AKP Dimas Robin Alexander membenarkan ada pertengkaran antara korban dan pelaku sebelum pembunuhan. “Motifnya asmara. Terjadi perselisihan antara mereka saat sedang jalan-jalan malam hari di sawah,” kata Dimas.
Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku memukul korban di bagian belakang leher tiga kali menggunakan tangan kosong, lalu melanjutkan dengan pukulan ke arah wajah. Akibatnya, korban tersungkur dan wajahnya terbenam dalam lumpur hingga tidak sadarkan diri.
“Korban kemudian ditemukan tewas di lokasi oleh warga sekitar pada pagi harinya, sekitar pukul 10.30 WIB,” jelas Dimas.
Kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan sejumlah saksi. Pelaku akhirnya berhasil ditangkap di kediamannya tanpa perlawanan.
Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh Polres Tuban untuk mendalami kemungkinan motif lain serta memastikan kronologi kejadian secara lengkap.