Akom jawab isu ikut 'bermain' saat demo penistaan agama

Minggu, 25 Desember 2016 20:00 Reporter : Ibnu Siena
Akom jawab isu ikut 'bermain' saat demo penistaan agama Ade Komaruddin ke kediaman Habibie. ©2016 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Mantan Ketua DPR, Ade Komarudin menangkis isu dirinya terlibat dalam aksi damai 4 November dan 2 Desember lalu. Menurutnya, tudingan itu merupakan fitnah luar biasa.

Akom merasa kabar tidak sedap itu muncul karena dirinya berlatar belakang aktivis HMI. "Melihat latar belakang, saya dicurigai terhadap isu dugaan penistaan agama," katanya saat menggelar jumpa pers, Minggu (25/12).

Alumni UIN Syarif Hidayatullah itu menerangkan pada saat aksi dirinya sedang berada di tempat kelahirannya, Purwakarta. Saat itu dia sedang melakukan peletakkan batu pertama pembangunan pondok pesantren.

Akom mengatakan dua aksi damai beberapa waktu lalu murni aksi keagamaan bukan politisasi. Dia meyakini kalau politisasi tidak akan ada massa sebanyak itu.

"Tidak mungkin bagi saya kalau dipolitisasi massa bisa sampai 7,5 juta banyaknya. Kalau dipolitisasi tidak mungkin sebanyak itu. Itu juga tidak mungkin dilakukan gerakan-gerakan lain kalau tidak murni membela agama," sebutnya.

Soal aksi damai akan kembali terjadi, Akom berpendapat kalau hukum dijalankan dengan benar hal tersebut tidak akan terjadi.

"Paling penting hukum itu harus memenuhi keadilan masyarakat. Kalau itu terpenuhi demo itu tidak ada. Kita semua harus mendesak dan mendorong keadilan itu berjalan baik. Agar masyarakat tidak terusik," tandasnya. [did]

Topik berita Terkait:
  1. Ade Komarudin
  2. Demo 2 Desember
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini