Akom jawab isu ikut 'bermain' saat demo penistaan agama
Merdeka.com - Mantan Ketua DPR, Ade Komarudin menangkis isu dirinya terlibat dalam aksi damai 4 November dan 2 Desember lalu. Menurutnya, tudingan itu merupakan fitnah luar biasa.
Akom merasa kabar tidak sedap itu muncul karena dirinya berlatar belakang aktivis HMI. "Melihat latar belakang, saya dicurigai terhadap isu dugaan penistaan agama," katanya saat menggelar jumpa pers, Minggu (25/12).
Alumni UIN Syarif Hidayatullah itu menerangkan pada saat aksi dirinya sedang berada di tempat kelahirannya, Purwakarta. Saat itu dia sedang melakukan peletakkan batu pertama pembangunan pondok pesantren.
Akom mengatakan dua aksi damai beberapa waktu lalu murni aksi keagamaan bukan politisasi. Dia meyakini kalau politisasi tidak akan ada massa sebanyak itu.
"Tidak mungkin bagi saya kalau dipolitisasi massa bisa sampai 7,5 juta banyaknya. Kalau dipolitisasi tidak mungkin sebanyak itu. Itu juga tidak mungkin dilakukan gerakan-gerakan lain kalau tidak murni membela agama," sebutnya.
Soal aksi damai akan kembali terjadi, Akom berpendapat kalau hukum dijalankan dengan benar hal tersebut tidak akan terjadi.
"Paling penting hukum itu harus memenuhi keadilan masyarakat. Kalau itu terpenuhi demo itu tidak ada. Kita semua harus mendesak dan mendorong keadilan itu berjalan baik. Agar masyarakat tidak terusik," tandasnya.
(mdk/did)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya