Akan Jalani Nonoperasi, Buya Syafii Dirujuk ke RS Hardjolukito
Merdeka.com - Tokoh senior Muhammadiyah, Buya Syafii Maarif menjalani rawat inap di RS PKU Muhammadiyah Gamping sejak Selasa (23/7). Dia menjalani rawat inap karena mengalami gangguan saluran kencing.
Untuk memulihkan kondisi Buya Syafii, pihak RS PKU Muhammadiyah Gamping akan merujuk sementara ke RSPAU Hardjolukito, Sleman. Dia akan dirujuk untuk menjalani tindakan nonoperasi untuk memulihkan sakit yang dideritanya.
"Hari ini rencana ada tindakan di rumah sakit lain karena kita tidak punya sarana. Jadi kita kirim ke Rumah Sakit Hardjolukito. Ada namanya ESWL (Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy). Jadi beliau ada gangguan kencing. Ada terapi tindakan nonoperasi," kata Direktur RS PKU Muhammadiyah Gamping, Ahmad Faesol, Jumat (26/7).
Dia mengungkapkan, saat ini kondisi Buya Syafii sudah membaik. Faesol juga menyebut jika kondisi Buya Syafii tidak perlu dikhawatirkan.
"Tidak mengkhawatirkan. Beliau dirawat dari hari Selasa. Dan hari ini, InsyaAllah hasil pemeriksaannya baik-baik saja. Keluhan di saluran kencingnya saja," jelasnya.
Faesol menerangkan selama di RS PKU Muhammadiyah Gamping, Buya Syafii didampingi oleh dua dokter spesialis. Kedua dokter itu adalah spesialis urologi dan penyakit dalam.
Dia menambahkan, saat ini kondisi Buya Syafii bisa berkomunikasi lancar dengan orang lain. Selain itu Buya Syafii juga mampu melakukan aktivitas seperti biasanya.
"Di sini dirawat oleh dua dokter. Dokter penyakit dalam dan dokter urologi. Beliau saat ini bisa aktivitas biasa jalan komunikasi biasa. Tidak ada yang mengkhawatirkan," terangnya.
Faesol menambahkan usai dirujuk sementara ke RSPAU Hardjolukito untuk menjalani ESWL, nantinya Buya Syafii akan kembali dirawat di RS PKU Muhammadiyah Gamping.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya