Ahok: Yang enggak bisa dikontrol itu cuma mulut saya saja
Merdeka.com - Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memberikan sambutannya dalam acara pelatihan komunikasi dan kampanye pemenangan pemilihan gubernur Jakarta. Dalam sambutannya, selain akan melanjutkan program-program jika terpilih nanti, Ahok juga meminta doa kepada seluruh tim pemenangan dan pendukungnya agar bisa lebih menahan diri dalam bicara.
"Yang paling saya butuhkan adalah doa supaya saya enggak ngomong yang aneh-aneh lagi," kata Ahok di NAM Centre Hotel, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (25/11).
Dirinya mengaku saat ini sudah menginstropeksi diri agar menjadi lebih baik lagi. Hal ini tentu tidak terlepas dari kasus penistaan agama yang telah membawanya menjadi tersangka.
"Saya kira sekarang kita jangan bawa-bawa agama lagi. Kita juga harus menahan diri jika ada yang memancing ke arah sana," imbuh Ahok.
Terkait dengan program kerja, Ahok yakin dia dan pasangan calon punya program paling terperinci di bandingkan pasangan calon lain.
"Kalau program saya sangat yakin kita yang paling terperinci. Karena kan kita bukan akan dilakukan lagi, tapi sudah dilakukan dan akan dilanjutkan. Yang enggak bisa dikontrol itu cuma mulut saya saja. Makanya saya minta didoakan yang itu," jelas Ahok.
Sebagai bukti, Ahok menyebut banyak sekali kemajuan Jakarta di bawah kepemimpinannya. Contohnya adalah pembangunan Kalijodo yang hampir selesai, dan juga masalah banjir yang sering menghantui Jakarta.
"Sekarang Jakarta sudah tidak banjir meski sering hujan. Genangan air juga sudah tidak terlihat di jalan-jalan," pungkasnya.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya