Agung Laksono Ajak Masyarakat Patuhi Aturan Pemerintah agar Covid-19 Bisa Diatasi

Senin, 20 April 2020 22:20 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Agung Laksono Ajak Masyarakat Patuhi Aturan Pemerintah agar Covid-19 Bisa Diatasi Agung Laksono. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Majelis Penasihat Organisasi (MPO) Kosgoro 1957, HR Agung Laksono berharap masyarakat mematuhi aturan-aturan penanganan virus corona atau covid-19 dari pemerintah. Dia meyakini jika masyarakat patuh maka pandemi covid-19 bisa diatasi.

"Kalau kita semua bersama mematuhi aturan-aturan dari pemerintah, maka makin cepat wabah Covid-19 berlalu," kata Agung dalam keterangannya, Senin (20/4).

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) ini menuturkan, akibat Covid-19, sebagian masyarakat tidak bisa bekerja dan melanjutkan usahanya, bahkan usaha kecil terpaksa ditutup. Namun, menurutnya, kasus covid-19 ini menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

"Wabah ini menimbulkan masalah sosial, maka ini bukan saja menjadi tanggung jawab pemerintah saja, tapi seluruh masyarakat juga harus bergotong royong untuk keluar dari wabah ini. Sebab kita tidak menganut lockdown tapi PSBB yang hanya diberlakukan di beberapa daerah," tuturnya.

Dia menyebut Kosgoro berkomitmen membantu pemerintah dan masyarakat dalam menurunkan angka dampak ekonomi akibat pandemi Covid-19. Salah satu upaya Kosgoro adalah dengan membagikan paket sembako gratis untuk masyarakat, Alat Pelindung Diri (APD) ke 17 rumah sakit se-Jabodetabek dan Alat Kesehatan (Alkes) ke 34 Provinsi di Indonesia.

"Kosgoro 1957 mengumpulkan 40 ton beras untuk dibagikan ke sejumlah daerah yang berstatus zona merah dan yang melaksanakan PSBB. Hari ini pada tahap awal dikirimkan sebanyak 20 ton dan pada tahap berikutnya akan dikirimkan 20 ton beras lagi. Mudah-mudahan gerakan ini mendorong bagi masyarakat lain yang memiliki kemampuan untuk melakukan hal yang sama," ujar Agung.

Politikus senior Partai Golkar ini mengungkapkan dana dan barang yang terkumpul dari para donatur Dompet Kemanusiaan Kosgoro 1957 akan dibagikan secara langsung ke masyarakat dan sejumlah rumah sakit.

"Pembagian secara door to door agar tidak menimbulkan kerumunan pada saat pembagian. Jadi tidak ada seremonial pembagian yang berpotensi penularan," jelas Agung. [ray]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini