Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ada sekolah SMK semi militer, murid bersalah dimasukkan ke sel penjara

Ada sekolah SMK semi militer, murid bersalah dimasukkan ke sel penjara Ilustrasi penjara. ©2012 Shutterstock/rook76

Merdeka.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan KPPAD Kepulauan Riau (KEPRI) menerima laporan mengejutkan terkait adanya SMK swasta semi militer di Batam. Bahkan, ada sel penjara di sekolah itu.

"Dalih penahanan seorang anak diduga atas nama mendisiplinkan karena ada pelanggaran yang dilakukan siswa di sekolah tersebut," kata Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti, Rabu (12/9).

Menurut informasi yang diterima KPAI, kata Retno, lama penahanan tergantung tingkat kesalahan. Bahkan ada siswa yang mengalami penahanan lebih dari satu hari.

"Ada dugaan sistem pembinaan yang dilakukan kepada siswa juga diskriminatif, mengistimewakan siswa tertentu, melihat latar belakang siswanya sehingga diberi peran untuk mengendalikan dan menghukum siswa lain," katanya.

Sekolah tersebut sudah beroperasi selama 5 tahun. Sekolah itu banyak dikendalikan oleh ED yang kebetulan seorang anggota kepolisian dan sekaligus pemilik modal.

"Ada satu orang lagi pemilik modal yang kebetulan menjabat sebagai Kepala Sekolah di sekolah ini. ED inilah yang diduga menjadi pelaku yang memborgol dan menampar siswa," tuturnya.

Sekolah ini mempunyai asrama untuk beberapa siswa. Namun tidak semua orangtua siswa setuju dengan sistem asrama karena memberatkan biaya.

"Menurut informasi yang diterima, proses belajar mengajar tidak berjalan sebagaimana mestinya karena kurang porsi jam belajar dengan guru lainnya. Siswa tidak fokus belajar, tetapi fokus latihan semi militer," tuturnya.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP