Ada Perayaan HUT ke-80 Sultan HB X, Jalan Malioboro Ditutup 2 April untuk Perayaan Mangayubagyo

Momen istimewa ini akan diperingati melalui acara Mangayubagyo yang digelar oleh Paguyuban Lurah se-DIY Nayantaka.

Purnomo Edi
Oleh Purnomo Edi - Reporter
Ada Perayaan HUT ke-80 Sultan HB X, Jalan Malioboro Ditutup 2 April untuk Perayaan Mangayubagyo
Ilustrasi Jalan Malioboro (Pinterest/palingmales.com/fotografer)

Raja Keraton Yogyakarta yang juga menjabat sebagai Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, akan merayakan ulang tahunnya yang ke-80 pada 2 April 2026. Momen istimewa ini akan diperingati melalui acara Mangayubagyo yang digelar oleh Paguyuban Lurah se-DIY Nayantaka.

Perayaan tersebut diperkirakan akan berlangsung meriah dan melibatkan ribuan peserta dari berbagai wilayah di DIY.

Seiring pelaksanaan acara, ruas Jalan Malioboro akan ditutup sementara untuk kendaraan bermotor pada Kamis (2/4). Penutupan diberlakukan mulai pukul 06.00 WIB hingga 12.00 WIB.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DIY, Chrestina Erni Widyastuti menjelaskan bahwa penutupan akan dilakukan menyeluruh, mulai dari sisi utara hingga sisi selatan Jalan Malioboro. Selain itu, ruas Jalan Senopati hingga kawasan Titik Nol Kilometer juga akan ikut ditutup.

"Arus lalu lintas dari sisi utara (ujung Jalan Malioboro) hingga ke sisi selatan akan kami tutup. Sirip-sirip (Jalan Malioboro) kami tutup. Akan banyak masyarakat berjalan ke arah Keraton meski titik kumpul awal di Titik Nol Kilometer," kata Erni.

Ia menambahkan, ruas Jalan Ibu Ruswo juga akan ditutup selama acara berlangsung. Namun demikian, akses melalui Plengkung masih tetap dapat digunakan untuk arus lalu lintas.

"Jalan Ibu Ruswo juga akan kami tutup. Tapi Plengkung masih bisa untuk arus lalu lintas. Masyarakat kami mohon beradaptasi," imbuh Erni.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Lurah se-DIY Nayantaka, Gandang, menyebut perayaan ulang tahun ke-80 Sri Sultan HB X diperkirakan akan dihadiri sekitar 10.000 hingga 12.000 orang.

Jumlah tersebut terdiri dari para lurah dan pamong kelurahan dari seluruh wilayah DIY.

"Perkiraan nanti tiap kelurahan ada 20 perwakilan. Secara kasar, jumlah 10.000 sampai 12.000 untuk kami lurah-lurah," kata Gandang.

Meski acara ini dihadiri oleh perangkat desa, Gandang menegaskan bahwa masyarakat umum juga dipersilakan untuk ikut hadir dan menyampaikan ucapan syukur serta selamat ulang tahun kepada Sri Sultan.

Ia juga mengimbau masyarakat yang hadir untuk mengenakan pakaian batik, sementara para perangkat desa akan menggunakan busana adat Jawa khas Yogyakarta.

"Kita terbuka untuk umum. Masyarakat mau gabung monggo (silakan)," tutur Gandang.

Rekomendasi