Ada Efisiensi Anggaran, Menkes Larang Anak Buah Pakai Kelas Bisnis Saat Perjalanan Dinas

Hal ini imbas pemangkasan anggaran atau efisiensi untuk Kemenkes sebesar 18,5 persen.

Muhammad Genantan Saputra
Ada Efisiensi Anggaran, Menkes Larang Anak Buah Pakai Kelas Bisnis Saat Perjalanan Dinas
Menkes Budi Gunadi Sadikin (merdeka.com)

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengambil kebijakan perjalanan pejabat Kementerian Kesehatan menggunakan kelas ekonomi. Hal ini imbas pemangkasan anggaran atau efisiensi untuk Kemenkes sebesar 18,5 persen.

"Kita yang jelas yang dipotong adalah semua yang berkaitan dengan meeting-meeting, perjalanan dinas, upacara-upacara, hari-hari perayaan, itu semua potong 50 persenan. Itu udah kita potong," kata Budi di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (5/2).

"Tapi sekarang karena pemotongannya cukup dalam, nah kita lagi cari lagi di mana, perjalanan dinas," sambungnya.

Budi menyebut, perjalanan dinas eselon 1 dan pejabat Kemenkes tidak lagi pakai business class, melainkan ekonomi. Sehingga, hal ini sesuai dengan efisiensi anggaran perjalanan dinas.

"Eselon I terbangnya jangan pakai business class deh gitu kan, pakai ekonomi aja sama kaya wartawan. Kalau perlu menterinya juga naiknya Citilink, jadi nggak ada business class-nya," ujarnya.

Menkes Ngaku Tak Pakai Kelas Bisnis

Budi sendiri mengaku akan menggunakan kelas ekonomi untuk maskapai penerbangan.

"Kalau menterinya di ekonomi kan nggak enak yang di business class, yaudah kita pakai Citilink aja biar lebih murah. Nah itu gapapa juga sih," kata Budi.

Diketahui, sejumah pos anggaran kena potong karena adanya Instruksi Presisen mengenai efisiensi APBN dan APBD tahun 2025.

Diketahui pagu total anggaran Kemenkes sebesar Rp105.769.242.249.000. Sementara besaran pemotongan anggaran sebesar Rp19.632.534.000.000.

Rekomendasi