90 Warga keracunan bubur saat syukuran di makam keramat di Karawang
Merdeka.com - Sedikitnya 90 orang warga Desa Sukatani, Kecamatan Cilamaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, dilarikan ke Puskesmas Cilamaya dan Puskesmas Sukatani, Senin (24/10) malam. Mereka harus menjalani penanganan medis setelah diduga keracunan massal usai menikmati hidangan bubur dalam acara syukuran bulan Sura yang digelar di makam keramat Buyut Lingga di sekitar desa mereka.
Seluruh korban mengalami gejala yang sama berupa mual, muntah dan pusing usai menyantap bubur Sura hingga akhirnya dibawa ke Puskesmas.
"Tiba-tiba semuanya merasakan pusing dan mual hingga muntah," kata salah seorang keluarga korban keracunan saat mengantar keluarganya ke Puskesmas Cilamaya, Ela.
Ela mengatakan, peristiwa keracunan massal terjadi tidak berselang lama usai digelarnya acara syukuran dan warga menyantap bubur yang dihidangkan.
"Ya nggak lama setelah makan bubur itu, paling dua jam setelah acara," tambah Ela.
Seluruh korban saat ini tergolek lemas di ruang perawatan Puskesmas. Bahkan membeludaknya jumlah pasien keracunan membuat petugas Puskesmas keawalahan. Selain orangtua, sebagian korban keracunan juga terdapat anak-anak.
Sementara belum diketahui secara pasti penyebab keracunan, lantaran belum adanya keterangan resmi dari pihak Puskesmas. "Kalau kejadiannya tadi sudah ada yang lapor ke Polisi, mungkin sedang ditangani," ujar Ela.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya