Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

9 Kali beraksi, penjambret ditembak polisi usai melawan saat ditangkap

9 Kali beraksi, penjambret ditembak polisi usai melawan saat ditangkap Pelaku jambret diamankan di Mapolsek Kuta Utara. ©2018 Merdeka.com/Moh Kadafi

Merdeka.com - Timah panas polisi mengakhiri perlawanan Kadek Bukit alias Dek Mer (21). Polisi sebelumya menerima empat laporan penjambretan dilakukannya di wilayah Badung, Bali.

Dari hasil penyelidikan polisi membuahkan hasil mengarah kepada pelaku Dek Mer. Pelaku saat itu bersembunyi di kampung halamannya Desa Tianyar, Kabupaten Karangasem, Bali.

Setelah diintai selama dua hari oleh polisi, akhirnya pelaku diringkus di rumahnya, Jumat (14/9) lalu. Namun sebelum di tangkap, pelaku sempat memberikan perlawanan dengan mengeluarkan sebilah pisau dari dalam rumahnya dan mengancam polisi.

Sehingga polisi harus memberikan tembakan peringatan namun tidak diindahkannya. Pelaku pun sempat lari namun timah panas polisi lebih cepat menghampiri kaki sebelah kanannya dan pelaku langsung tak berkutik.

"Pelaku mengaku telah melakukan aksinya sebanyak 9 kali di wilayah hukum Polres Badung dan Denpasar, dan kami menerima 4 laporan di Polsek Kuta Utara yang lain masih kami telusuri. Pelaku juga melakukan aksinya dengan rekannya berinisial WB dan kami masih melakukan perburuan," kata Kapolsek Kuta Utara AKP Johhannes H.W.D Nainggolan, Selasa (18/9).

Sementara Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara IPTU Androyuan Elim, menambahkan bahwa pelaku ini sangat meresahkan di Kuta Utara. "Modusnya pelaku membuntuti korbannya yang sedang memegang handphone untuk mencari alamat menggunakan aplikasi Google Maps, begitu mendapatkan kesempatan pelaku langsung mengembat dan kabur membawa handphone korbannya," ujar dia.

Barang bukti ditemukan dari tangan pelaku dua handphone dan satu sepeda motor jenis N-Max dengan plat nomor palsu.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP