8 Warga Nigeria Diamankan Petugas Imigrasi di Pangandaran

Jumat, 13 September 2019 00:03 Reporter : Mochammad Iqbal
8 Warga Nigeria Diamankan Petugas Imigrasi di Pangandaran 8 Warga Nigeria Diamankan Petugas Imigrasi di Pangandaran. ©2019 Merdeka.com/iqbal

Merdeka.com - Delapan warga asing asal Nigeria diamankan petugas Imigrasi di empat lokasi berbeda di Kabupaten Pangandaran. Mereka kedapatan tidak memiliki dokumen keimigrasian yang berlaku di Indonesia,

"Awalnya kami mendapatkan laporan dari masyarakat dan kami melakukan tindak lanjut atas laporan tersebut. Kita ke empat titik lokasi dan menemukan delapan WNA. Satu orang memiliki dokumen sedangkan tujuh lainnya tidak memiliki dokumen," ujar Kepala Sub Seksi Pengawasan Keimigrasian pada Kantor Imigrasi Kelas II Tasikmalaya, Kamis (12/9).

Sarial menyebut, sebetulnya warga melaporkan ada sembilan orang WNA, namun pihaknya hanya berhasil mengamankan delapan orang saja. Kedelapan WNA langsung dibawa ke Kantor Imigrasi Tasikmalaya untuk diperiksa.

"Satu lagi kita akan telusuri. Kita juga koordinasi dengan warga agar bisa membawa ke kantor imigrasi juga melihatnya," katanya.

Ia menjelaskan bahwa berdasarkan hasil keterangan dari para WNA, untuk tujuh orang yang tidak bisa menunjukkan dokumen tengah mengurus paspor dan visa melalui agen. Sedangkan dokumen milik satu WNA pun diketahui telah habis masa berlakunya.

"Kita akan koordinasi dengan kedutaan Nigeria untuk mengurus dokumen keimigrasian. Mereka masih kita terus periksa, tapi kemungkinan besarnya mereka akan kita deportasi," ungkapnya.

Sarial menjelaskan, para WNA diketahui datang ke Indonesia untuk berjualan dan selama dua bulan mereka tinggal di Pangandaran. Sesekali para WNA tersebut pergi ke Yogyakarta dan Jakarta untuk membeli pakaian lalu diekspor ke negara asalnya.

Selain itu, tambahnya, selama proses pemeriksaan pun pihaknya berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional untuk mengantisipasi keterlibatan mereka dalam jaringan peredaran narkoba.

"Sempat dites urine, hasilnya negatif. BNN juga menyatakan kalau mereka ini bukan bagian dari jaringan narkotika," katanya. [lia]

Topik berita Terkait:
  1. Razia WNA
  2. Imigrasi
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini