Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

75 Pasangan di Jatim ikut nikah massal, ada yang sudah punya cucu

75 Pasangan di Jatim ikut nikah massal, ada yang sudah punya cucu Nikah massal di Surabaya. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Sambut peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2017 yang akan digelar di Surabaya, Jawa Timur tanggal 20 Desember besok, Kementerian Sosial (Kemensos) dan Yayasan Pondok Kasih menggelar nikah massal yang diikuti 75 pasangan nikah siri, Selasa (19/12).

Para peserta nikah massal ini, mayoritas telah memiliki beberapa orang anak. Bahkan di antaranya ada yang telah memiliki cucu. Selanjutnya, usai mengikuti nikah massal ini, para pasangan nikah siri tersebut mendapatkan akta nikah. Sehingga sah di hadapan hukum.

Salah satu pasangan nikah massal, Malik (40) dan Siti Aisyah (38) yang mengaku terpaksa menikah siri karena tidak memiliki waktu banyak untuk mengurus administrasi pernikahan. Sebab Siti Aisyah yang dinikahinya pada 2015 silam, berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Makanya saya dan istri senang bisa menikah resmi secara gratis," kata Malik yang dari pernikahannya dengan Siti Aisyah telah dikarunia dua orang anak.

Sementara Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa yang hadir di gelar pesta pernikahan massal di Grand City Expo, Surabaya mengatakan, nikah massal ini sengaja digelar untuk membantu proses pernikahan bagi masyarakat tidak mampu.

Sebab, kata Khofifah, untuk melaksanakan pernikahan resmi, membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Untuk itu dia berharap, ke-75 pasangan nikah massal ini bisa berbahagia karena perikahannya telah terdata oleh negara.

"Para pengantin semua selamat berbahagia, selamat menyiapkan seluruh kebahagiaan dan kesejahteraan. Yang sudah ingin punya momongan segera mendapat momongan yang baik dan sehat. Semoga dibangun keluarga yang sakinah, mawaddah warahmah," kata Khofifah dalam sambutannya.

Kado sekuntum mawar merah dari Khofifah

Tak hanya bisa menikah secara resmi, para peserta nikah massal juga mendapat kado istimewa dari Menteri Sosial, berupa lagu berjudul Sekuntum Mawar Merah. Lagu bergenre dangdut ini dinyanyikan sendiri oleh Khofifah.

"Pasti ada kisah-kisah dan kenangan para pengantin yang berbahagia, maka saya ingin menyanyikan lagu Sekuntum Mawar Merah untuk para pengantin semua," kata Khofifah sebelum memulai lagunya.

Selebihnya, sebagai ungkapan rasa bahagia, para peserta nikah massal yang berasal dari Kota Surabaya dan sekitarnya inipun ikut larut dalam lagu yang dinyanyikan Khofifah.

Para pengantin yang mengenakan pakaian adat daerah serta gaun pengantin ala Eropa inipun ikut bernyanyi bersama sang Menteri Sosial. Mereka juga mendapat bingkisan dari Menteri Sosial sebagai tanda ikut berbahagia atas pernikahan para pengantin.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP