Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

7 Jenazah korban longsor di Kintamani masih dikumpulkan di tenda

7 Jenazah korban longsor di Kintamani masih dikumpulkan di tenda 7 Jenazah korban longsor di Kintamani. ©2017 Merdeka.com/gede nadi jaya

Merdeka.com - Karena kematiannya dianggap tidak wajar, tujuh korban bencana longsor di Kintamani tidak dilakukan prosesi pengabenan (kremasi). Para korban meninggal ini direncanakan di kubur Senin, 13 Februari nanti.

Itu disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bali, Made Indra bahwa untuk jenazah korban longsor di Songan, telah ditentukan hari baiknya Senin mendatang. "Sesuai dengan kepercayaan orang Songan bahwa jenazah ini tidak boleh ditempatkan di dalam rumah. Pemakaman juga sesuai hari baik ditetapkan Senin besok,"katanya, Sabtu (11/2).

Dia menjelaskan, bahwa jenazah saat ini di temptakan di tenda-tenda yang sudah dibangun sejak kemarin Jumat 10 Februari 2017. "Ada warga dan tim kami yang menjaga jenazah korban longsor ini,"jelasnya.

Sementara itu jenazah korban di desa Awan dan Sukawana sudah dimakamkan. Kata dia, begitu jenazah ditemukan langsung dibersihkan dan diupacarai. "Untuk jenazah dari desa Awan dan Sukawana sudah langsung dikuburkan semalam,"ungkapnya.

Sementara mengenai korban longsor yang baru saja terjadi kemarin malam di Desa Subaya, pihaknya belum tahu identitas korban. Dipastikan laporan hanya satu korban meninggal dan sudah di evakuasi dari reruntuhan batu. "Korban saja baru saja ditemukan. Saat ini kami masih berkoordinasi dengan warga," ungkapnya.

(mdk/ang)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP